Gunakan Cara Kekinian, Gubernur Kepri Diprotes

720
Pesona Indonesia
Suasana pelantikan 20 pejabat eselon II, III dan IV dilingkungan Pemda Provinsi Kepri oleh Gubernur Nurdin Basirun di gedung daerah, Senin (7/11). Sebelum pelantikan, sejumlah ASN sempat protes kebijakan ini karena terkesan mendadak. F. Humas Pempop Kepri untuk Batam Pos
Suasana pelantikan 20 pejabat eselon II, III dan IV dilingkungan Pemda Provinsi Kepri oleh Gubernur Nurdin Basirun di gedung daerah, Senin (7/11). Sebelum pelantikan, sejumlah ASN sempat protes kebijakan ini karena terkesan mendadak. F. Humas Pempop Kepri untuk Batam Pos

batampos.co.id – Mungkin ini kekinian, Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) Nurdin Basirun mengundang pejabat yang hendak dilantik dengan SMS saja.

Akibat melantik pejabat eselon II, III dan IV untuk menunjang kinerjanya dengan cara mengirimkan pesan singkat via ponsel (SMS) ia diprotes.

Cara tersebut dianggap oleh bawahannya tidak elok dan merendahkan. Protes itu dilakukan oleh sejumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) sesaat Nurdin hendak melakukan pelantikan.

Aksi tersebut dimotori oleh Sumantri, salah satu pejabat di Disdik Kepri. Namun protes ini tidak berjalan dengan lancar, karena salah satu pejabat langsung menantang Sumantri.

“Sangat kita sayangkan kebijakan Pak Gubernur seperti ini. Apalagi pemberitahuannya hanya lewat SMS. Bukan melalui surat seperti yang sudah dilakukan selama ini,” ujar Sumantri penuh dengan sesal saat dikutip dari Batam Pos (Jawa Pos Group), Selasa (8/11).

Selain menuai protes, cara Nurdin membuat pejabat eselon II jadi kaget. Sebagaimana yang diakui Kepala Dinas Perhubungan (Dishub)  Kepri, Muramis.

Saat itu dia akan dilantik sebagai Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kepri.

“Ini bukan mendadak lagi, tapi buat kita terkejut,” ucap Muramis.

Mendapatkan perlawanan seperti itu, Gubernur Kepri, Nurdin Basirun pun memaklumi.

Menurutnya, gaya pemberitahuan terhadap ASN yang akan dilantik sebagai pejabat eselon sudah suatu yang lumrah. “Pasti ada yang merasa senang dan tidak senang dengan kebijakan ini,” akunya.

Namun demikian dia menegaskan, pelantikan pejabat eselon II, III dan IV itu bertujuan untuk melakukan penyegaran di lingkungan Pemprov Kepri. (aya/iil/JPG)

Respon Anda?

komentar