Tragis! Bebas dari Perompak Somalia, Jatuh ke Tangan Abu Sayyaf

321
Pesona Indonesia
ilustrasi
ilustrasi

batampos.co.id – Seorang WN Jerman telah diculik dan disandera kelompok militan Abu Sayyaf di perairan Filipina Selatan.

Kabar penculikan tersebut dibenarkan juru bicara militer Filipina, Filemon Tan, yang mengatakan pihaknya menerima rekaman audio pihak Abu Sayyaf soal insiden tersebut.

“Mereka (Abu Sayyaf) mengaku bertanggung jawab atas insiden terbaru,” kata Tan kepada AFP, Senin (7/11).

Dalam sambungan telepon dengan militer Filipina, pria Jerman yang diculik itu diidentifikasi bernama Jurgen Kantner (70). Dia diculik dari kapal pesiar bernama Rockall.

Tan mengatakan, yacht milik Kantner diserang. Sementara seorang wanita yang merupakan pacar Kantner, Sabine Merz tewas ditembak dan kemudian dibiarkan tanpa busana di atas kapal.

AFP mengungkap, ternyata Kantner juga pernah menjadi korban penculikan dan penyanderaan perompak di Somalia, tepatnya di Teluk Aden pada tahun 2008, juga dengan kapal Rockall.

Selama 52 hari, Kantner dan Sabine disandera. Entah bagaimana mereka bebas.

“Kapal saya adalah hidup saya. Dan saya tidak ingin kehilangan dia, tidak lebih. Saya tidak peduli tentang bajak laut, dan itu tidak akan menghentikan saya berlayar,” kata Kantner dalam sebuah wawancara dengan AFP di tahun 2009.

Delapan tahun setelah diculik perompak Somalia, kini Kantner kembali disandera. Kali ini oleh Abu Sayyaf. Ironisnya, sekarang Kantner kehilangan pacarnya. (adk/jpnn)

Respon Anda?

komentar