Baru Beroperasi Tiga Bank Sampah Diserbu Nasabah

518
Pesona Indonesia

batampos.co.id – Tiga bank sampah di Jalan Pahlawan, Depan SMAN 1, dan di samping SDN 01 telah beroperasi di Dabo Singkep sejak beberapa waktu lalu. Kini, sekitar 50 ibu rumah tangga telah mendaftar menjadi nasabah, selain untuk meningkatkan perekonomian warga tentunya keberadaan bank sampah ini menekan peningkatan volume sampah rumah tangga.

“Udah beroperasi, saat ini bank sampah yang kami kelola masih bekerja sama dengan sejumlah agen pengepul barang bekas,” kata Kepala Badan Lingkungan Hidup Kabupaten Lingga Junaidi Adjam ketika ditemui di halaman bank sampah di Jalan Pahlawan, Dabo Singkep, Selasa (8/11) pagi.

Namun kedepan, sambung Junaidi, bank sampah ini akan berdiri sendiri untuk mengirim barang bekas yang dapat didaur ulang. Dan, limbah organik akan dikelola sendiri menjadi bahan yang dapat berguna baik untuk pertanian dan sebagainya.

Saat ini, sejumlah pekerja bank sampah sedang merakit dan memperbaiki alat pengelola sampah. Sehingga dapat menghasilkan barang yang siap untuk dijual atau digunakan untuk keperluan lainnya.

Lebih lanjut Junaidi menjelaskan, jika ibu rumah tangga ingin mendaftar menjadi nasabah, tentunya terlebih dahulu mempersiapkan berkas kependudukan. Selanjutnya, akan dibuatkan buku tabungan oleh petugas bank sampah.

“Sama saja dengan membuka rekening di bank. Harus menjadi nasabah dulu dan menabung namun nasabah kami menabung dengan membawah sampah limbah keluarga,” ujar Junaidi.

Tidak hanya sampah daur ulang, kedepan bank sampah akan mengoptimalkan pengolahan limbah organik rumah tangga untuk dikelola menjadi pupuk dan pakan ternak. Sehingga dapat memberikan nilai tambah bagi masyarkat di Kabupaten Lingga.

Program pendirian bank sampah ini, selain dinilai dapat meningkatkan perekonomian ibu rumah tangga juga ditujukan sebagai penyuksesan peraihan Adi Pura untuk Dabo Singkep sebagai kota kecil.

Junaidi juga mengharapkan kepada seluruh masyarkat untuk mendukung seluruh program pemerintah daerah khususnya tindakan pencapaian penghargaan Adi Pura agar dapat mengangkat Tanah Bunda Malyu menjadi daerah yang baik, bersih dan nyaman sehingga menarik investor menanamkan modal di Kabupaten Lingga. (wsa)

Respon Anda?

komentar