Penyebab Gangguan Jiwa Mayoritas Diganggu Mahkluk Halus

989
Pesona Indonesia
ilustrasi
ilustrasi

batampos.co.id – Kepala Bidang Pelayanan dan Rehabilitasi Sosial Dinas Sosial Kabupaten Kepulauan Anambas, Awaluddin, mengakui masyarakat yang mengalami gangguan sakit jiwa banyak ditemui.

Penyebabnya bermacam-macam ada yang terbentur masalah ekonomi, beban keluarga hingga masalah lainnya.

“Dari verifikasi kami yang paling banyak, disebabkan karena gangguan dari makhluk halus,” ungkapnya kepada wartawan Selasa (8/11).

Hal ini kata Awaluddin, bukan tanpa alasan. Saat diobati secara medis, pasien tidak mempan. Namun ketika diobati dengan cara spiritual, pasien bisa langsung sembuh.

“Ini nyata, banyak pasien sakit jiwa akibat makhluk halus, setelah diobati dengan pengobatan alternatif, pasien sembuh, malahan sudah ada yang bekerja seperti biasa, sampai sekarang tak ada kumat lagi,” jelasnya.

Dirinya mengakui jika hal tersebut wajar terjadi lantaran sejumlah hutan yang ada di sejumlah pulau yang ada di Anambas ini masih banyak yang belum dijamah manusia. Sementara itu sebagian ada yang berrofesi sebagai penebang bambu yang ada dihutan.

“Bambu itu kan banyak penunggu istilahnya, makanya tak heran kalau banyak warga yang kesurupan dan sebagainya. Jangankan kesurupan, yang
disembunyikan hantu juga banyak,” jelasnya.

Meski demikian, pihaknya tetap mempercayakan pengobatan pasien gangguan jiwa kepada RS Tampan di Pekan Baru Riau. Pasalnya di RS tersebut bukan hanya ada tenaga medis saja tapi tenaga spiritual khusus untuk mengobati pasien dari gangguan makhluk halus juga ada.

“Disana lengkap, ada paranormalnya juga untuk mengatasi pasien yang disebabkan karena gangguan makhluk halus,” tuturnya.

Indra warga Jemaja membenarkan jika di Anambas ini memang banyak hutan yang angker. Hal ini kata Indra, sudah bukan rahasia lagi. Namun saat-saat ini sudah berkurang.

“Kalau dulu, anak-anak main saja bisa hilang,” jelasnya. (sya)

Respon Anda?

komentar