PNS Anambas akan Berkurang, Pindah

918
Pesona Indonesia

batampos.co.id – Jumlah pegawai Negeri Sipil yang bekerja di Kabupaten Kepulauan Anambas diperkirakan akan berkurang drastis pada tahun 2017 mendatang. Hal ini dipengaruhi oleh beberapa faktor. Seperti banyaknya pegawai yang mengajukan pindah ke daerah lain dengan alasan tertentu. Ditambah lagi dengan banyaknya pegawai yang diambil alih oleh pemerintah Provinsi. Sehingga jumlahnya mencapai ratusan pegawai.

“Pada awalnya jumlah PNS kita ada sekitar 1900 an tapi nantinya diperkirakan tinggal 1500 PNS saja karena sebagian diambil alih oleh Pemerintah Provinsi,” ungkap Sekertaris Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Kepulauan Anambas Rusmanda Selasa (8/11).

Sejumlah pegawai yang bakalan diambil alih oleh Provinsi yakni dari Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral dan dari Dinas Pendidikan khususnya para guru. Kata Rusmanda, semua guru akan dialihkan ke provinsi, bahkan tenaga administrasinya juga akan dialihkan.

“Memang dialihkan menjadi pegawai Provinsi tapi mereka tetap bertugas di Anambas,” ungkapnya.

Namun hal tersebut masih menunggu tahun depan. Untuk tahun ini hingga akhir desember, statusnya masih menjadi pegawai Pemerintah Kabupaten Anambas.

“Januari tahun 2017 baru sudah diambil alih provinsi, sambil menunggu SK pengalihan dari Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi,” tukasnya.

Jika PNS sudah banyak yang pindah, maka pegawai di Anambas nantinya akan didominasi oleh Pegawai Tidak Tetap (PTT) yang saat ini jumlahnya masih sekitar 2200 orang.

Diketahui sebelumnya,lebih dari 100 pegawai di Anambas sudah mengajukan pindah kerja dikabupaten/kota lain dengan alasan tertentu. Dari keterangan Kepala Bidang Mutasi Pegawai di Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Kepulauan Anambas Safari, Aparatur Sipil Negara(ASN) yang mengajukan pindah ke daerah lain terhitung mulai dari bulan Februari hingga Agustus 2016 sebanyak 101 orang.

“ASN yang mengajukan pindah pada bulan Februari hingga Agustus yang telah direkom oleh bupati sekarang yakni Abdul Haris sebanyak 81 orang, sedangkan 20 orang direkom oleh Pj Bupati Kepulauan Anambas sebelumnya,” ungkapnya beberapa waktu lalu. (sya)

Respon Anda?

komentar