KAHMI Minta Provokator Aksi 411 dari Pihak Aparat juga Diproses Hukum

491
Pesona Indonesia
Ms Kaban, Mantan Menhut RI. Sumber Foto: http://bataranews.com
Ms Kaban, Mantan Menhut RI yang juga Anggota Presidium Majelis Nasional KAHMI. Sumber Foto: http://bataranews.com

batampos.co.id – Majelis Nasional Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam Indonesia (KAHMI) mengapresiasi penegasan yang telah disampaikan Presiden Joko Widodo yang berjanji tidak akan melindungi Basuki Tjahja Purnama alias Ahok. Pernyataan Jokowi itu disampaikan usai bertemu Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Selasa (8/11/2016) lalu.

”Untuk itu KAHMI mendesak Komisi III DPR RI agar mengawal dan mengamankan pernyataan Presiden RI itu,” tutur Anggota Presidium Majelis Nasional KAHMI MS Kaban, di KAHMI Center, Jalan Turi 1, Kebayoran Baru, Jakarta, Rabu (9/11/2016).

Di saat yang sama, dia juga menyoroti tentang dugaan adanya oknum aparat kepolisian yang terindikasi melakukan provokasi pada aksi 4 November lalu yang kini dikenal dengan 411. Provokasi tersebut dianggap merugikan organisasi HMI karena berujung pada penahanan sejumlah kader.

Atas hal tersebut, KAHMI meminta kepolisian mengusut tuntas aparat yang diuga jadi provokator demo 4 November. Permintaan itu diasarkan pada rekaman video yang tersebar luas di media sosial Youtube. Bahwa, digambarkan kalau Kapolda Metro Jaya Irjen M. Iriawan yang mengeluarkan kata-kata provokatif dan tendensius ke massa aksi HMI.

”Di situ dengan jelas kapolda membuka helm, kelihatan betul wajah beliau,” tutur Kaban, kembali.

Dia menyatakan, saat berhadapan dengan massa yang berkumpul dalam aksi damai, ada sejumlah kalimat provokatif yang dilontarkan.

”Isinya itu nuansanya seperti kata-kata lawan HMI, kejar HMI, tangkap HMI,” imbuhnya.

Kaban menegaskan kalimat-kalimat semacam itu tidak semestinya keluar. Apalagi, dari seorang kapolda.

”Karena, kita dari awal mengikuti aksi damai itu ya dama, tidak ada nuansa-nuansa lain. Karena itu, Kapolri harus melakukan pengusutan secara menyeluruh,” tandasnya. (byu/jun/dod/dyn/jpgrup)

Respon Anda?

komentar