Kanker Harus Dilawan Bersama

926
Pesona Indonesia
Peserta seminar tentang kanker antusias mendengarkan para pemateri. Foto: yusnadi/batam pos
Peserta seminar tentang kanker antusias mendengarkan para pemateri. Foto: yusnadi/batam pos

batampos.co.id – Tidak ada yang meragukan kanker sebagai penyakit ganas. Tapi bukan berarti kanker tidak dapat dilawan. Namun, melawan kanker tidak semudah membalikkan telapak tangan.

“Kanker ini tidak bisa dilawan sendiri. Semua harus bersatu dan bersama melawannya,” kata, dr Aru Wicaksono Sudoyo, perwakilan Yayasan Kanker Indonesia (YKI) Pusat pada seminar pencegahan kanker serviks di Hotel CK Tanjungpinang, Rabu (9/11/2016).

Dari waktu ke waktu, sambung dr Aru, jumlah penderita kanker di Indonesia semakin meningkat. Termasuk pula perempuan yang menderita kanker serviks. Hal ini tentu perlu menjadi perhatian bersama. Sebab, kata dr Aru, dari rahim perempuanlah generasi-generasi emas buat bangsa ini lahir.

“Kalau ibu sehat, pasti kandungannya sehat, dan pasti melahirkan generasi yang tidak hanya sehat, tapi juga hebat,” ungkapnya.

Kegiatan seminar pencegahan kanker ini merupakan bagian dari kegiatan sosial yang bersumber dari Program Kemitraan dan Bina Lingkunagan (PKBL) Garuda Indonesia.

Direktur SDM dan Umum Garuda Indonesia, Sari Suharso mengungkapkan, pembangunan bidang kesehatan juga merupakan komitmen Garuda Indonesia dalam membangun negara ini. Apalagi sebagai BUMN berprestasi, Garuda Indonesia tentu harus ikut berperan langsung dalam pembangunan bidang kesehatan.

Tanjungpinang menjadi kota tujuan sebagai lokasi pelatihan tenaga medis ini, sambung Sari, karena dilihat dari data, ada terjadi peningkatan kanker serviks yang diderita
perempuan di Tanjungpinang. Sehingga tidak kurang ikut dilibatkan 700 tenaga medis pada pelatihan pencegahan kanker ini.

“Diharapkan ke depannya kesehatan perempuan di sini semakin membaik, sekaligus angka penderita kanker serviks semakin menurun dari waktu ke waktu,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala RSAL dr. Midiyato Tanjungpinang Kolonel Samsul Hadi mengatakan,
seminar dan sosialisasi ini sangat diperlukan untuk mengetahui secara dini gejala dan cara mencegah kanker serviks. Hal ini juga diharapkan dapat memperkecil penyebaran kanker serviks.

“Sebagian besar penderita tidak mengetahui telah mengidap kanker, terlambatnya penanganan, sehingga hal ini memperkecil resiko sembuhnya penderita, dengan adanya seminar ini, masyarakat dapat mengetahui dan mengantisipasi penyakit tersebut,” katanya. (aya)

Respon Anda?

komentar