Kecamatan Singkep Tuan Rumah Peringatan Hari Pahlawan

679
Pesona Indonesia
Danlanud Ranai Kolonel Pnb Nurtantio Affan bersama jajarannya berziarah di makam pahlawan. foto:aulia rahman/batampos
Tabur bunga di makam pahlawan. foto:aulia rahman/batampos

batampos.co.id – Kecamatan Dabo Singkep menjadi tuan rumah peringatan Hari Pahlawan pada tahun ini.

Sejumlah kegiatan Pemerintah Kabupaten Lingga dititik fokuskan di Dabo Singkep, hari ini, Kamis (10/11/2016), seperti upacara akbar Peringatan Hari Pahlawan serta penaburan bunga di Taman Makam Pahlawan.

“Benar, besok (hari ini-red) akan digelar upacara akbar peringatan hari pahlawan di Lapangan Merdeka Dabo Singkep,” kata Camat Singkep Kisanjaya ketika ditemui di Dabo Singkep, Rabu (9/11) pagi.

Kisan menambahkan, seperti yang direncanakan, Bupati Lingga Alias Wello akan menjadi inspektur upacara memimpin seluruh peserta upacara dari seluruh SKPD, instansi vertikal, tokoh masyarakat yang diundang serta sejumlah anak didik dari berbagai sekolah.

Selanjutnya, setelah upacara bendera selesai, rombongan direncanakan akan menuju taman makam pahlawan di Dabo Singkep untuk melakukan prosesi penebaran bunga. Hal ini ditujukan sebagai bentuk penghormatan kepada para pahlawan yang berjuang untuk negara Indonesia.

Sesuai jadwal yang telah ditetapkan, upacara bendera memperingati hari pahlawan akan dimulai pada pukul 08.00 WIB hingga selesai. Setelah upacara, seluruh rombongan akan mengunjungi taman makam pahlawan untuk melakukan prosesi penaburan bunga dan setelah itu acara selesai.

Untuk itu, Kisanjaya meminta kepada masyarakat khususnya warga Dabo Singkep lebih mendukung dengan kegiatan akbar kali ini sebagai bentuk penghormatan terhadap jasa para pahlawan.

Sekaligus Kisan meminta kepada seluruh pemuda agar dapat mengisi pembangunan dengan pikiran fositif dan kreatif. Hal ini, tambah Kisan, sebagai wujud implementasi cita-cita para pahlawan yang direalisasikan oleh kaum pemuda bangsa agar tercapainya cita-cita mulia yakni kesejahteraan masyarakat luas.

“Kita boleh saja berbuat apa saja dan semaunya, namun itu bukan sebagai cerminan masyarakat yang menghargai jerih paya para pahlawan yang memperjuangkan bangsa dan negara dengan nyawa,” ujar Kisan. (wsa)

Respon Anda?

komentar