Dua Bulan, 2.700 Berkas E-KTP di Batam Menumpuk di Seibeduk

768
Pesona Indonesia
seorang wanita cantik menunjukkan e-KTP. Foto: jpnn
seorang wanita cantik menunjukkan e-KTP. Foto: jpnn

batampos.co.id – Tersendatnya pasokan blangko e-KTP beberapa bulan terakhir membuat berkas syarat cetak e-KTP menumpuk di Kecamatan Seibeduk.

Tak main-main, terhitung sejak awal September lalu sekitar 2.700 berkas menunggu proses percetakan.

“Hampir 3.000. Saya cek tadi pagi (kemarin) sekitar 2.700 berkas,” kata Camat Seibeduk, Science Taufik Riyanto, Kamis (10/11).

Taufik mengatakan sejak September pasokan blangko di Kecamatan Seibeduk dan kecamatan lain dari Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Batam. Hal ini sebagai akibat tidak adanya pasokan dari Kementrian Dalam Negeri.

“Memang ini sudah terjadi sejak September. Diproses sudah namun belum cetak, kalau blangko datang langsung cetak,” ucapnya.

Menurutnya, sembari menunggu  KTP yang dicetak, warga bisa meminta surat keterangan dalam proses keterangan. Namun demikian, ada beberapa kepengurusan yang harus menyertai fotokopi fisik KTP, seperti misalnya melamar pekerjaan.

“Kalau soal ini, diluar kewenangan pak camat lah. Tunggu saja, nanti kita telepon,” ucapnya.

Susah cari kerja karena belum punya KTP,  seperti yang dialami warga Griya Piayu Asri Sucipto,20. Terhitung sejak awal September lalu, e-KTP warga perumahan Griya Piayu Asri tak kunjung dicetak.

“Katanya tunggu ditelepon, tapi sampai hari ini belum juga (ditelepon). Ku lamar kerja tak bisa,” keluhnya.

Sementara itu, Kadisdukcapil Kota Batam Mardanis belum berhasil dikonfirmasi hingga berita ini ditulis. Berkali-kali dihubungi belum direspon, via telepon tidak aktif dan di-sms belum dibalas. (cr13)

Respon Anda?

komentar