Melania Trump, dari Model Jadi Ibu Negara AS

711
Pesona Indonesia
First Lady of the United States alias ibu negara AS, Melania Trump. Foto: Los Angeles Times
First Lady of the United States alias ibu negara AS, Melania Trump. Foto: Los Angeles Times

batampos.co.id – Perjalanan hidup seseorang memang susah ditebak. Siapa sangka, Melania Trump, yang mengawali karirnya sebagai model papan atas, kini mejadi First Lady of the United States alias ibu negara AS, setelah suaminya Donald Trump terpilih sebagai Presiden AS setelah mengalahkan Hillary Clinton pada pemilihan 8 November 201 lalu.

Meski kini tak muda lagi, namun Melania masih tetap cantik. Ia tampak selalu hadir bersama putranya Barron Williams di setiap kampanye Trump.

Kecantikannya menjadi perhatian tersendiri. Apalagi ia tampil kalem dan tidak banyak bicara.

Dia memang bukan satu-satunya mantan model yang menjadi ibu negara. Betty Ford yang merupakan istri dari presiden ke-38 AS Gerald Ford, juga seorang model. Begitu juga dengan Pat Nixon, istri dari Presiden ke-37 AS Richard Nixon.

Terlahir di Sevnica, Yugoslavia (kini Slovenia, Red) 26 April 1970, nama lengkapnya Melania Knavs. Ibunya Amalija Ulnik adalah seorang pembuat pola di pabrik tekstil. Sedangkan ayahnya Viktor Knavs mengelola dealer mobil. Ayahnya adalah seorang anggota partai Komunis. Di mata kawan-kawan kecilnya, Melania adalah sosok yang baik hati, sederhana dan cantik.

”Bahkan ketika kecil Melania adalah anak yang kreatif, inovatif dan kota Sevnica terlalu kecil untuknya,” ujar kawan masa kecil Melania yaitu Mirjana Jelancic.

Menginjak usia 16 tahun, Melania memulai karir modelingnya. Setahun kemudian, fotografer Stane Jerko melihatnya dan tertarik dengan pesona Melania. Jerko mengundangnya untuk uji coba sesi foto. Ternyata foto-foto tersebut membuat Melania terkenal dan menandatangani kontrak dengan agen modeling ID di Milan, Italia. Saat itu usianya sudah 18 tahun. Melania juga kerap menjadi model di Paris, Prancis. Sebagai seorang model, nama bekennya adalah Melania Knauss.

”Ibu saya bekerja di bisnis fashion. Saya berusia 5 tahun saat kali pertama jalan di catwalk dan menjadi model komersial di usia 16 tahun,” ujar Melania. Pekerjaannya sebagai model membawa Melania keliling dunia. Hal tersebut membuatnya menguasai banyak bahasa.

Banyak yang menyebut Melania melakukan serangkaian operasi untuk tetap cantik. Namun calon ibu negara tersebut menampik hal tersebut. Menurut Melania, kecantikannya berasal dari gaya hidupnya yang sehat.

Melania bertemu dengan Trump untuk kali pertama di tahun 1998 saat dia masih berusia 28 tahun. Trump tampaknya sangat tertarik dengan Melania dan meminta nomer teleponnya. Melania tidak memberikan karena saat itu Trump tengah kencan dengan orang lain.

Namun dia meminta nomer Trump dan taipan pemilik Trump Tower tersebut langsung memberikan seluruh nomer telepon yang dimilikinya pada Melania agar gadis Slovenia tersebut meneleponnya. Mereka akhirnya berkencan dan kemudian menikah di tahun 2005.

”Untuk menikahi pria seperti Donald (Trump), kamu harus tahu siapa dirimu. Kamu harus menjadi sangat kuat dan pintar,” ujarnya saat diwancarai Larry King pada 2005.

Kini kota kelahirannya juga menjadi terkenal sejak Trump menjadi kandidat presiden dari Partai Republik. Padahal dulu kota berpenduduk 5 ribu jiwa tersebut jarang ada yang tahu. Meski bukan warga AS, penduduk Sevnica mendukung Trump. Mereka bersorak gembira ketika Trump dipastikan menang pemilu dan Melania bakal menjadi first lady.

”Kadang-kadang tekanan media terlalu keras. Orang Sevnica tidak biasa dengan hal tersebut. Di sisi lain, atensi global tersebut positif sebab Sevnica tengah berkembang menjadi kota tujuan wisata,” ujar Walikota Sevnica Srecko Ocvirk.

Melania tidak pernah melupakan kota kelahirannya. Dia tetap menjalin hubungan. Saat dia mengandung Barron, Melania memberikan donasi pada pusat kesehatan di kota tersebut. Karena itulah penduduk Sevnica yakin bahwa Melania bakal menjadi first lady yang layak.

”Melania akan menjadi first lady yang luar biasa yang bakal membawa nilai-nilai kemurahan hati, kesetiaan dan kepercayaan Sevnica ke AS dan dunia,” ujar pengurus pusat kesehatan Sevnica Vladimira Tomsic. (Reuters/Mirror/sha/tia/JPG)

Respon Anda?

komentar