UMK Anambas Tahun 2017 Disepakati Rp2,69 Juta

304
Pesona Indonesia
Foto: istimewa
Foto: istimewa

batampos.co.id –┬áPerundingan untuk menentukan besaran Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) di Anambas untuk tahun 2017 tak menemui kendala berarti.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Kepulauan Anambas, Zairin, mengatakan rapat yang dilakukan November ini oleh para pihak disepakati untuk menentukan besaran UMK sebesar Rp 2.697.934.

“Tidak perlu ribut-ribut. Dalam rapat dewan pengupahan di kantor Disnakertransu, menyepakati besaran UMK tersebut,” ujarnya Kamis (10/11/2016).

Zairin menambahkan, usulan besaran UMK ini pun cenderung mengalami peningkatan dibandingkan dengan UMK 2016 ini, yakni sebesar Rp 2.450.100.

Ia juga mengatakan, mekanisme untuk mengetahui besaran UMK didapat berdasarkan nilai UMK pada tahun sebelumnya ditambah dengan tingkat inflasi dan pertumbuhan ekonomi.

Hal ini mengacu pada Peraturan Pemerintah nomor 78 tahun 2015 yang mengatur tentang upah pekerja.

“Untuk angkanya sudah diajukan ke Gubernur hari Senin kemarin. Untuk perhitungan UMK ini, pertimbangannya pertumbuhan ekonomi ditambah
inflasi,” jelasnya.

Dirinya menargetkan pada tahun 2019 mendatang UMK harus bisa mencapai angka Kebutuhan Hidup Layak (KHL) yakni Rp 2,9 juta yang sebelumnya sudah pernah dilakukan survey oleh sejumlah pihak meski survey tersebut kini sudah didak dipakai lagi.

Dibagian lain, pekerja yang bekerja pada sektor swasta yang dikonfirmasi mengenai besaran UMK ini bersyukur meski besaran usulan UMK masih menggantung di Gubernur.

Zein, satu diantara pekerja pada salah satu tempat penginapan di Tarempa mengatakan, meski baru mengetahui perihal besaran UMK pada tahun 2017 mendatang, namun pria yang telah memiliki cucu ini berharap, kesejahteraan para pekerja seperti dirinya dapat terjamin.

“Walaupun naiknya sedikit, disyukuri saja. Kondisi ekonomi pun sekarang ini sedang susah. Biaya hidup di Anambas pun, juga tergolong mahal. Kalau di Tarempa, ada tempat kerja yang menanggung fasilitas tempat tinggal dan makan,” ujarnya. (sya)

Respon Anda?

komentar