Bom di Depan Gereja Oikumene Low Explosive, Jenisnya Molotov, Pelaku Dihajar Warga

423
Pesona Indonesia
Terduga Pelaku pelemparbom molotov di depan gereja di Samarinda diamankan saat berenang di Sungai Mahakam, Minggu (13/11/2016). Foto: halloindo
Terduga Pelaku pelemparbom molotov di depan gereja di Samarinda diamankan saat berenang di Sungai Mahakam, Minggu (13/11/2016). Foto: halloindo

batampos.co.id РTim Gegana Polresta Samarinda dibantu tim gegana Polda Jawa Timur terus berusaha mengidentifikasi ledakan di Gereja Oikeomene  di Jalan Cipto Mangunkusumo, Kelurahan Sengkotek, Loa Janan Ilir, Kalimantan Timur, Minggu (13/11/2016). Dari pemeriksaan dipastikan bom molotov hanya berjenis low explosive.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Agus Rianto mengatakan, dari informasi yang dia dapat, total korban ada empat orang.

“Satu di antaranya adalah balita,” beber Agus kepada wartawan di Jakarta, Minggu (13/11/2016).

Korban lanjut dia, kini sudah dibawa ke Rumah Sakit ABD Muis, Samarinda untuk mendapat penanganan medis.

“Selain mengamankan lokasi, anggota di lokasi juga mengamankan rumah pelaku. Barang bukti sisa yang ada juga dibawa petugas,” tambah dia.

Menurut dia, penyidik di lapangan terus mendalami apa motif pelaku menyerang gereja. Dan apakah terlibat di jaringan teroris atau tidak, masih terus didalami.

Pelaku sendiri berhasil ditangkap warga saat melarikan diri dengan cara menceburkan diri ke sungai Mahakam. Ia berhasil di tangkap di tengah sungai.

“Tukang tambal ban dan warga yang mengejar mereka, ditangkap saat berenang ke sungai,” kata Toto, warga Sengkotek seperti dilansir prokal.co (Jawa Pos Group).

Beberapa warga sempat merekam tertangkapnya pelaku. Pelaku berambut gondrong, ditangkap dan dipukuli warga hingga bonyok.

“Sudah diamankan pelakunya. Dikejar tuh, mau nyeberang sepertinya, dia berenang. Tapi sempat diamankan,” kata Rizal, warga Sengkotek sembari memperlihatkan foto tersangka yang mukanya bonyok.

Saat ini, di lokasi kejadian, aparat bersenjata lengkap sudah bersiaga. Tampak mobil Barracuda parkir di depan gereja. Polisi telah melakukan olah tempat kejadian perkara. “Belum bisa disimpulkan motifnya,” kata seorang polisi sambil berlalu.

Dari TKP tampak empat motor terbakar. Diduga bom yang dilempar adalah jenis bom molotov. Kejadian diperkirakan pukul 10.10 Wita.

Ada empat orang anak yang kebetulan berada di halaman gereja yang mengalami luka, semuanya sudah dirawat di RS Moeis Jalan Rifaddin. (JPG)

Respon Anda?

komentar