Polda Kepri Jamin Keamanan Batam

825
Pesona Indonesia
Ratuasan warga melakukan aksi  demo Tolak Uang Wajib Tahunan Otorita (UWTO) di Kantor BP Batam, Selasa (1/11/2016). Foto:  Cecep Mulyana/Batam Pos
Ratuasan warga melakukan aksi demo Tolak Uang Wajib Tahunan Otorita (UWTO) di Kantor BP Batam, Selasa (1/11/2016). Foto: Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos.co.id – Kepolisian di Batam menjamin keamanan wilayah dan masyarakat Batam, baik terkait aksi demo penolakan UWTO yang bakal berkepanjangan, hingga keamanan usai rusuh upaya pengosongan paksa lahan di di Kampung Harapan Bengkong Sadai.

Kabid Humas Polda Kepri, AKBP S. Erlangga mengatakan pihaknya mengerahkan beberapa unit patroli di seluruh wilayah Batam, khususnya kawasan rawan. Seperti di perumahan warga dan pusat keramaian.

“Sampai saat ini situasi Kota Batam aman dan kondusif. Pihak kepolisian terus bekerja baik siang maupun malam,” ujar Erlangga, Minggu (13/11/2016).

Dia menambahkan khusus eksekusi lahan di Kampung Harapan Bengkong Sadai, pihaknya meminta masyarakat tidak terprovokasi. Ia meminta pihak pemilik lahan untuk melakukan pemdekatan kepada warga.

“Situasi di lokasi juga sudah aman. Kedepannya eksekusi lahan tersebut dilakukan dengan cara pendekatan baik dari pemerintahan maupun dari pengusaha dengan mencari solusi yang terbaik,” terangnya.

Erlangga juga meminta masyarakat Batam untuk menjunjung tinggi sikap saling toleransi antar umat beragama, ras dan suku. Serta saling menghormati antar hak dan kewajiban yang ada diantara masyarakat.

“Sebelumnya kita juga sudah mengambil langkah dengan berdialok bersama tokoh masyarakat. Jadi tidak benar akan ada pengusiran terhadap etnis tertentu di Kota Batam,” tegasnya.

Dia menegaskan akan memberikan pengamanan maksimal dalam aksi demo mendatang. Sehingga, aksi demo berlangsung kondusif. (opi)

Respon Anda?

komentar