Satresnarkoba Polres Bintan Bekuk Anggota Jaringan Narkoba

535
Pesona Indonesia
ilustrasi
ilustrasi

batampos.co.id – Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Bintan berhasil membekuk salah satu pelaku jaringan narkoba antar kabupaten/kota di Provinsi Kepri, Andi Taufik ,36, di kediamannya Jalan Taman Sari, RT 002/RW 002, Tanjunguban Selatan, Kecamatan Bintan Utara, Rabu (9/11) sekitar pukul 21.30 WIB. Namun, Ng ,41, bandar besar dalam jaringan narkoba yang berakrivitas di Kabupaten Bintan, Tanjungpinang dan Batam itu berhasil kabur dari kejaran polisi ke luar daerah.

“Kami dapat laporan dari ada pengedar narkoba yang rutin transaksi. Saat itu juga kita selidiki dan berhasil menangkap pelakunya,” ujar Kasat Narkoba Polres Bintan, AKP Darlis Analis ketika dikonfirmasi, Minggu (13/11).

Diceritakannya, Rabu (2/11) malam dirinya mendapatkan laporan dari warga bahwa Kawasan Taman Sari sering dijadikan lokasi transaksi narkoba. Atas laporan itu, ia dan anggotanya melakukan penyelidikan lebih mendalam. Akhirnya sepekan kemudian anggotanya mendapati seorang pria yang dicurigai sebagai pengedar barang haram tersebut. Pria yang dicurigai itupun dibuntuti untuk menguak kebenarannya.

Rabu (9/11) sekitar pukul 21.30 WIB, Kata dia, anggotanya melihat keberadaan pelaku hendak bertransaksi di Kawasan Taman Sari. Ketika itu juga dilakukanlah penggerebekan dan ditemui ada satu paket sabu di saku celana pelaku.

“Saat itu juga kita giring pelaku ke rumahnya. Disana kita mendapati sembilan paketan sabu yang dibungkus pelastik bening siap edar,” katanya.

Saat diintrogasi, Kata dia, pelaku mengakui 10 paket sabu siap edar itu miliknya. Pelaku membelinya dari bandar besar yang ada di Batam. Namun domisili bandar besarnya itu di Tanjungpinang.

Dari keterangan pelaku itulah polisi langsung bergegas ke Tanjungpinang untuk mencari keberadaan bandar besarnya. Tapi upaya itu tidak membuahkan hasil dikarenakan bandar besarnya sudah terlebih dahulu kabur ke luar daerah. Sehingga bandarnya masuk kedalam Daftar Pencarian Orang (DPO) Satnarkoba Polres Bintan.

“Kita jerat pelaku dengan Undang-Undang Nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika Pasal 114 ayat 1 dan 112 dengan ancaman pidana lima tahun penjara,” pungkasnya. (ary)

Respon Anda?

komentar