Warga Batam Diminta Waspadai Provokasi

878
Pesona Indonesia
Walikota Batam, Muhammad Rudi. foto:cecep mulyana/batampos
Walikota Batam, Muhammad Rudi. foto:cecep mulyana/batampos

batampos.co.id – Wali Kota Batam Muhammad Rudi mengimbau masyarakat agar tidak mudah terpengaruh isu. Ia menilai banyak pihak yang ingin mengadu domba sehingga merusak kemanan dan kedamaian Kota Batam, agar orang takut berinvestasi di kota ini.

“Kalau kita lebih, pasti orang iri. Saya yakin ada pihak yang ingin merusak (Batam),” terang Rudi.

Pensiunan anggota Polri ini berharap masyarakat selau berhati-hati. Jika ada masalah yang kecil, jangan dibesar-besarkan. Sebab, Kota Batam yang terdiri dari berbagai suku dan agama rentan konflik.

“Bahwa ancaman selalu ada. Tugas kita memperkecil jika ada masalah. Batam rentan dengan itu (konflik),” terang Rudi.

Apalagi saat membahas uang wajib tahunan otorita (UWTO), diyakini ada pihak yang sengaja memanas-manasi keadaaan, sehingga berpotensi rusuh.

“Ada pihak yang ingin mengadu domba. Kita pun harus berhati-hati, jangan mudah terpicu isu,” tegasnya.

Selain itu, ia juga menanggapi informasi aksi tanggal 25 November mendatang. Ia pun meminta kepada pihak yang ikut aksi agar dapat menjaga keamanan dan kedamaian Kota Batam. Jangan sampai aksi tersebut juga merusak tatanan Kota Batam.

“Membela boleh, tapi jangan sampai daerah kita yang dibawa. Solidaritas membela wajib. Namun jangan merusak tatanan Kota Batam,” pesan Rudi

Kemarin Rudi juga mengumpulkan para mubaliq, guru MTQ dan Imam Masjid di Temegung Abdul Jamal. Selain membahas keamanan Kota Batam, acara itu juga mempererat silaturahmi antar sesama. (she)

Respon Anda?

komentar