50 Tahun Hubungan Bilateral Indonesia-Singapura, Hasilnya?

340
Pesona Indonesia
Presiden Joko Widodo (kedua kiri) menyaksikan Perdana Menteri Singapura Lee Hsien Loong (ketiga kiri) yang mencoba untuk membatik, usai melakukan pertemuan bilateral di Semarang, Jawa Tengah, Senin (14/11). Indonesia dan Singapura sepakat untuk mengembangkan kerja sama di bidang pariwisata melalui penandatanganan nota kesepahaman antara dua negara.FOTO : SETPRES
Presiden Joko Widodo (kedua kiri) menyaksikan Perdana Menteri Singapura Lee Hsien Loong (ketiga kiri) yang mencoba untuk membatik, usai melakukan pertemuan bilateral di Semarang, Jawa Tengah, Senin (14/11). Indonesia dan Singapura sepakat untuk mengembangkan kerja sama di bidang pariwisata melalui penandatanganan nota kesepahaman antara dua negara.FOTO : SETPRES

batampos.co.id – Pada 2017 mendatang merupakan tahun ke-50 Indonesia menjalin hubungan bilateral dengan Singapura. Lalu apa saja yang telah dicapai?

Ya, dalam hal investasi, Singapura memang masih punya peran besar di Indonesia. selama Januari-September 2016 saja, nilai investasi Singapura di Indonesia telah mencapai USD 7,1 miliar. Nilai tersebut naik 44 persen dibanding periode yang sama tahun lalu.

Salah satu bentuk kerjasama investasi antara kedua negara adalah Kendal Industrial Park.

’’Perdana Mentari Lee dan saya sepakat bahwa kerjasama ini (Kendal Industrial Park) akan menjadi ikon baru hubungan bilateral,’’ ujar Presiden Jokowi saat bertemu dengan PM Lee Hsien Loong di Wisma Perdamaian Semarang.

Sebaliknya, Jokowi menjelaskan kepada PM Lee mengenai reformasi ekonomi yang dilakukan pemerintah Indonesia dua tahun belakangan. Hal ini melahirkan semangat baru bagi kedua pemimpin sepakat meningkatkan kerjasama ekonomi, termasuk di bidang perdagangan.

Selain investasi, kedua negara juga sepakat memperkuat kerjasama di bidang pariwisata. Khususnya, dalam hal pengembangan destinasi wisata baru di Indonesia.

’’Singapura merupakan mitra penting Indonesia di berbagai bidang. Tahun depan Indonesia dan Singapura akan memperingati 50 tahun hubungan diplomatik,’’ lanjutnya.

Hal senada disampaikan Lee. Dia kembali menegaskan bahawa Singapura dan Indonesia merupakan tetangga sekaligus mitra dekat.

’’Ini pertemuan resmi pertama saya dengan Presiden Jokowi. ini kesempatan yang baik bagi kita untuk membahas bagaimana meningkatkan hubungan,’’ ujarnya.

Singapura berinvestasi di sejumlah bidang di Indonesia. Di bidang Industri, Singapura berinvetasi di kawasan Batam, Bintan, Karimun, Kendal, dan sejumlah daerah lain. Begitu pula di bidang pariwisata, di mana kedua negara berupaya meningkatkan arus wisatawan. Termasuk membuka rute kapal pesiar.

Kemudian, Singapura juga ambil bagian dalam proyek infrastruktur listrik 35 ribu MW. Juga, membentuk sebuah asosiasi bisnis antara kedua negara dan kerjasama di bidang pencegahan terorisme.

Usai pertemuan, Jokowi mengajak Lee untuk menengok proses pembuatan batik di Wisma Perdamaian. Begitu pula Iriana yang mendampingi Istri Lee, Ho Ching. Lee juga sempat mencoba membatik menggunakan canting. Meski awalnya canggung, namun Lee dan Ho Ching tampak antusias membatik. (byu/jpg)

Respon Anda?

komentar