Gituin Anak Bawah Umur, Pria Ini Dipenjara 5 Tahun

596
Pesona Indonesia
Foto/ilustrasi: Alternet
Foto/ilustrasi: Alternet

batampos.co.id – Fahcrul Rodji, 22, terdakwa kasus pencabulan terhadap Bunga, 15 (bukan nama sebenarnya),  divonis penjara lima tahun oleh majelis hakim dalam sidang di Pengadilan Negeri (PN) Tanjungpinang, Senin(14/11/2016).

Dalam sidang yang diketuai hakim, Zulfadly didampingi dua hakim anggota Afrizal dan Acep Sopian Sauri menyatakan terdakwa terbukti melanggar pasal 81 ayat (2), undang-undang nomor 23 tahun 2014 sebagaimana dalam dakwaan kesatu Jaksa Penutut Umum (JPU) dari Kejari Tanjungpinang.

”Terdakwa terbukti melakukan tipu muslihat atau membujuk anak dibawah umur untuk melakukan persetubuhan. Dimana perbuatan itu dilakukan secara berlanjut,” ujar hakim.

Dikatakan hakim, sebelum menjatuhi hukuman terhadap yang bersangkutan. Pihaknya terlebih dulu mempertimbangkan beberapa hal diantaranya hal yang meringankan dan memberatkan.

Hal yang memberatkan perbuatan terdakwa merusak masa depan anak. Sedangkan hal yang meringankan terdakwa mengakui perbuatannya dan berjanji tidak akan mengulanginya.

”Selain menghukum terdakwa lima tahun penjara. Terdakwa juga dikenakan denda Rp 50 juta subsider satu bulan kurungan,” kata hakim.

Atas putusan tersebut, terdakwa yang didampingi oleh Penasehat Hukumnya (PH) menyatakan pikir-pikir. Begitu juga dengan JPU Haryo Nugroho juga menyatakan pikir-pikir.

Atas putusan tersebut, terdakwa yang didampingi Penasehat Hukum (PH) nya menyatakan pikir-pikir. Hal yang sama juga diucapkan Gustian Juanda Putra, JPU dari Kejari Tanjungpinang. Sebab vonis yang dijatuhi majelis hakim lebih ringan lima tahun dari tuntutan yang dibacakan dalam sidang sebelumnya.

Menanggapi pernyataan JPU dan terdakwa yang menyatakan pikir-pikir. Majelis hakim pun memberikan waktu selama tujuh hari kepada kedua belah pihak untuk mengambil langkah-langkah selanjutnya seperti menerima putusan, atau pun banding.

Sementara itu sebelumnya dalam dakwaan JPU terungkap, pencabulan yang dilakukan terdakwa berawal saat ia datang bertamu ke kediaman pacarnya, Bunga, 15, di Jalan Raja Haji Fisabilillah, pada Rabu (11/1/2016) lalu sekitar pukul 22.00 WIB.

Keduanya berbincang-bincang di dalam rumah korban. Saat itu terdakwa yang disuruh pulang namun, tidak mau pulang. Korban yang saat itu tengah mengantuk pun akhirnya tertidur disamping sang pacarnya.

Tak lama kemudian orang tua korban yang melihat hal itu pun meminta putrinya pindah ke dalam kamar. Sedangkan terdakwa diberikan kasur agar tidur di ruang tamu.

Perbuatan pencabulan tersebut kemudian dilakukan terdakwa ketika melihat orang tua korban keluar rumah setelah bangun dari tidur.  Perbuatan itu dilakukan berulang kali pada mediao Januari-Februari 2016. (ias/bp)

Respon Anda?

komentar