Kata Ruhut, Ahok Tidak Akan Hadiri Gelar Pekara

300
Pesona Indonesia
Basuki Tjahaja Purnama / Dok. Jawa Pos
Basuki Tjahaja Purnama / Dok. Jawa Pos

batampos.co.id – Bareskrim Mabes Polri menjadwalkan gelar perkara kasus dugaan penistaan agama yang dilakukan Gubernur DKI Jakarta nonaktif Basuki Tjahaja Purnama hari ini, Selasa (15/11). Namun, terduga yang disapa Ahok itu dipastikan tidak akan hadir dalam acara tersebut.

Juru bicara pasangan Ahok-Djarot Saiful Hidayat, Ruhut Sitompul mengatakan, Ahok lebih memilih untuk melakukan blusukan ke sejumlah tempat. Untuk gelar perkara hari ini, katanya semua diserahkan kepada tim kuasa hukum Ahok.

“Saya sudah janjian dengan Pak Ahok kami blusukan ke beberapa titik hari ini. Kami nggak datang (gelar perkara), biar tim lawyer saja,” tegasnya saat dihubungi JawaPos.com (grup batampos.co.id), Selasa (15/11).

Menurut Ruhut, ketidakhadiran Ahok dalam gelar perkara kasus dugaan penistaan agama bukanlah suatu masalah. Gelar perkara sendiri merupakan tugas penuh pihak Kepolisian.

“Kita hormati, kami percayakan penuh kepada Kepolisian,” sebut legislator asal Medan itu.

Apalagi, Presiden Joko Widodo pun dengan tegas mengatakan agar semua pihak menghormati hukum dan tidak boleh ada yang mengintervensi. Karenanya, Ruhut dan seluruh tim sukses Ahok percaya penuh dengan kinerja Kepolisian menangani kasus itu.

“Kalau aku sudah mempercayakan Kepolisian. Pak Tito, Pak Ari Dono, dan tim penyelidik. Begitu juga saksi ahli dari kami. Kami nggak khawatir. Profesionalisme Kepolisian sangat kami hormati,” tuturnya.

Oleh sebab itu, Ruhut menyatakan bahwa pihak Ahok akan patuh terhadap apapun keputusan dari pihak Kepolisian atas kasus ini.

“Apapun hasilnya nanti, kami patuh, taat hukum karena Indonesia negara hukum,” pungkas anggota komisi III DPR itu. (dna/JPG)

Respon Anda?

komentar