16 WNA asal Kamboja Menunggu Jadwal Deportasi

212
Pesona Indonesia
ilustrasi
ilustrasi

batampos.co.id – Rumah Detensi Imigrasi (Rudenim) pusat Tanjungpinang, hingga kini terus mengesa proses pendeportasian 16 orang Warga Negara Asing (WNA) asal Kamboja.

Kabid Pengamanan dan Penempatan Rudenim Tanjungpinang, Irwanto Suhaili mengatakan pihaknya tinggal menunggu jadwal pemulangan dari pihak kedutaan Kamboja yang ada di Jakarta.

“Proses dokumen Surat Perjalanan laksana Paspor (SPLP) ke kedutaan sudah selesai kami lakukan. Kami sedang menunggu proses penyelesaian dari pihak kedutaan untuk perjalanan mereka kembali ke Negaranya,”ujar Irwanto Suhaili melalui sambungan telepon Selasa (15/11).

Irwan mengaku, tidak mengetahui secara pasti kapan jadwal pemulangan mereka. Menurutnya, dalam waktu satu bulan kedepan para WNA itu sudah bisa dipulangkan ke negara asalnya.

“Kalau bisa cepat prosesnya ya cepat dan kami langsung bisa deportasi. Tapi tidak tau kapan pastinya di pulangkan,”ucap Irwan.

Saat ini, sambung Irwan, kondisi ke 16 warga Kamboja dari segi kesehatan saat ini masih sehat. Sebagai penghuni sementara, mereka pun tertib dan tidak mempermasalahkan kapan hendak dipulangkan ke negara asalnya.

Seperti diketahui sebelumnya, mereka diamankan ‎di perairan kepulauan Anambas oleh kantor imigrasi Tarempa, saat sedang mencari ikan (illegal fhising) beberapa bulan lalu. Ada 19 orang yang diamanakan di dalam Kapal KIA. 16 orang ABK dititipkan ke Rudenim Tanjungpinang. Sementara dua orang ABK menjadi saksi dari satu tersangka Nahkoda Kapal. (ias)

Respon Anda?

komentar