BNN Tembak Mati Oknum TNI Saat Penggerebekan Narkoba, BB 100 Kg Sabu

462
Pesona Indonesia
Mobil yang dikendarai jaringan narkoba internasional saat digerebek BNN. Dua tewas, satu oknum TNI AU, satu warga sipil. Satu WN Tiongkok berhasil ditangkap dengan barang bukti 100 kg sabu dan 320 butir happy five. Foto: istimewa
Mobil yang dikendarai jaringan narkoba internasional saat digerebek BNN. Dua tewas, satu oknum TNI AU, satu warga sipil. Satu WN Tiongkok berhasil ditangkap dengan barang bukti 100 kg sabu dan 320 butir happy five. Foto: istimewa

batampos.co.id – Petugas Badan Nasional Narkotika (BNN) berhasil membongkar jaringan narkoba internasional di Tanggerang, Selasa (15/11/2016) kemarin. Dua orang tewas ditembak, satu di antaranya oknum anggota TNI AU Praka ZA.

Penggerebekan berlangsung sekitar pukul 15.00 WIB itu, berlagsung di kawasan Pergudangan Sentra Kosambi Desa Kosambi Timur Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang.

Dari informasi yang dihimpun, penggerebekan yang dipimpin Direktur Tindak Kejar BNN Brigjen Eko Daniyanto itu tengah mengintai sebuah mobil keluar dari komplek Pergudangan Sentra Kosambi Kelurahan Kosambi Timur.

Ketika mobil bernomor polisi B-1754-PRL itu sampai di depan pos II Pergudangan Sentra Kosambi, petugas pun mengepungnya dan meminta penumpang untuk keluar.

Namun permintaan petugas BNN itu dijawab dengan tembakan dari dalam mobil. Sehingga petugas pun melepas tembakan ke arah mobil.

Alhasil dua orang penumpang pun tewas di tempat. Diketahui penumpang yang tewas itu Praka ZA dan seorang warga sipil. Sementara satu penumpang lainnya warga negara (WN) Tiongkok berhasil dibekuk.

WN Tiongkok tersebut bernama YEH JEN-CHE EH. Saat itu petugas pun mendapatkan sejumlah barang bukti di mobil, berupa sabu yang disimpan dalam koper sebanyak 100 kg dan 320 ribu butir happy five.

Brigjen Eko Daniyanto mengungkapkan, penangkapan jajaran BNN ini berlangsung atas kerjasama dengan Bea Cukai Pusat Jakarta.

“Pelaku sudah dua minggu menjadi target pengintaian kami,” ungkap Brigjen Eko. (iil/JPG)

Respon Anda?

komentar