Bupati Karimun Minta DPD Bantu Jolok Dana dari Jakarta

807
Pesona Indonesia
ilustrasi
ilustrasi

batamos.co.id – Bupati Karimun H Aunur Rafiq, Senin (14/11) lalu menerima kunjungan kerja dari anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI asal Provinsi Kepri Haripinto Tanueidjaja.

Pada kesempatan itu ia manfaatkan untuk menyampaikan beberapa hal yang perlu dukungan dari anggota DPD RI agar dapat direalisasikan di daerah.

“Jadi begini pak Dewan, tolong bantu bagaimana mendapatkan dana dari pusat melalui DAK ke kabupaten Karimun agar lebih besar lagi. Sebab, pembangunan infrastruktur di sini perlu anggaran cukup besar di beberapa pulau,” tanyanya.

Selain itu, dalam pedoman teknis penggunaan DAK sering berubah-rubah, sehingga menjadi kendala untuk merealisasikan penyerapan anggaran tersebut. Dan paling penting bagaimana kelanjutan pembangunan pelabuhan Malarko yang belum siap dikerjakan. Kemudian, pembangunan Bandara Sei Bati, pemindahan Pelabuhan bongkar muat dari pelabuhan taman bunga ke pelabuhan parit rampak. Serta, pembangunan jalan, air bersih dan listrik.

“Intinya, infrastruktur yang berbasis maritim perlu segera direalisasikan oleh Pemerintah Pusat. Agar, pertumbuhan ekonomi dapat merata dan ada multiefek kepada masyarakat disekitarnya. Semuanya, ada keterkaitannya terhadap dana pusat,” tuturnya.

Sementara itu Haripinto Tanueidjaja yang juga anggota Anggota Komite IV DPD RI menanggapi keluhan Bupati Karimun H Aunur Rafiq berjanji akan menyampaikan kepada pemerintah pusat sesuai dengan domain masing-masing di Kementerian. Sebab, menurutnya persoalan yang menyangkut pembangunan untuk peningkatan pelayanan publik sangat perlu di daerah.

“Apa yang Pak Bupati ceritakan, akan saya perjuangan di setiap kementerian. Terutama pelabuhan Malarko maupun bandara Sei Bati,” ungkapnya.

Masih kata Haripinto lagi, walaupun banyak kebijakan yang sudah ditarik kewenangan ke Provinsi. Namun, daerah kabupaten/kota bisa saja di usulkan lagi. Mengingat, kebutuhan yang sangat mendesak bagi masyarakat. Artinya, masyarakat sangat membutuhkan pembangunan infrastruktur tersebut dan sangat mendesak untuk dibangun.

“Nah, disini saya sebagai perwakilan daerah mana saja yang diprioritaskan pembangunan didaerah untuk direalisasikan oleh Pemerintah Pusat. Seperti listrik, air bersih, konektifitas antar pulau dan bandara,” jelasnya.

Usai pertemuan bersama Bupati Karimun, wakil daerah asal Kepri ini langsung turun kelapangan meninjau beberapa daerah yang prioritas untuk melanjutkan pembangunan. Seperti di Tanjung Utan yang saat ini sudah mendapatkan aliran listrik selama 24 jam. Dengan menggunakan PLTS yang dibangun oleh Pemerintah Pusat. (tri)

Respon Anda?

komentar