Kejari Lingga Ajak Generasi Muda Perangi Korupsi

271
Pesona Indonesia

smalinggabatampos.co.id – Kepala Seksi Intelejen Kejaksaan Negeri (Kejari) Lingga, Evan Afturedi mengatakan kasus tindak pidana korupsi di Bunda Tanah Melayu cukup subur. Hal tersebut berdasarkan sejumlah indikasi kasus dugaan korupsi yang terjadi beberapa tahun terakhir maupun tengah di dalami Kejari Daik Lingga dan melibatkan pejabat.

Sejauh ini kata Evan, sejumlah indikasi kasus masih dalam tahap penyelidikan. Namun lebih lanjut Evan belum mau buka-bukaan. Sesuai dengan instruksi Presiden, pihaknya tidak boleh mempublikasikan penanganan korupsi yang telah ditangani sebelum masuk kepada tahap penuntutan.

“Dua kasus sudah dalam tahap penyidikan dan insyaallah masuk pada tahap penuntutan ke pengadilan,” ungkap Evan Afturedi disela-sela kegiatan sosialisasi hari Anti Korupsi di SMA N 1 Lingga, Selasa (15/11).

Evan menambahkan, saat ini Kajari sedang melakukan beberapa penyelidikan baik itu di bagian pidana Khusus (Pidsus) dan juga dibagikan Intelijen.

“Saya bocorkan sedikit, di Pidsus ada dan juga di Intel juga ada. Kemudian ada satu perkara dari Kepolisian yang saat ini berkasnya sedang dteliti oleh jaksa,” bebernya.

Dilihat dari tolak ukur penanganannya tersebut, lanjut Evan tingkat suburnya korupsi di Kabupaten Lingga masih sangat cukup tinggi. Untuk itu dirinya berharap lewat kegiatan sosialisasi yang digelar Kejari bekerjasama dengan Dinas Pendidikan serta KNPI melibatkan siswa SMA N 1 Lingga dapat menanamkan pemahaman dan nilai-nilai anti korupsi kepada generasi muda. Baik itu LSM dan juga pemuda untuk bisa bekerja sama dalam memerangi korupsi.

“Kepada masyarakat, LSM, serta pemuda ayok sama-sama kita bekerjasama dalam memerangi korupsi untuk kedepannya. Agar wilayah kita ini bersih dari tindak pidana KKN,” pungkasnya. (mhb)

Respon Anda?

komentar