Masyarakat Tanjungpinang Minta Jembatan Dompak Dibuka

411
Pesona Indonesia
Jembatan Dompak
Jembatan Dompak

batampos.co.id – Masyarakat Ibu Kota Provinsi Kepri, Tanjungpinang meminta Jembatan I Dompak segera dibuka. Sehingga manfaat dari pembangunan bisa segera dirasakan masyarakat. Apalagi Jembatan I Dompak terwujud setelah penantian panjang selama depalan tahun 2008-2016. Sampai saat ini, Pemprov Kepri masih belum bisa memberikan kepastian kapan Jembatan tersebut akan dibuka untuk umum.

“Untuk melihat wujud asli Jembatan I Dompak ini kita harus menunggu delapan tahun. Ketika sudah selesai dibangun, tetapi tidak kunjung bisa dinikmati masyarakat,” ujar Ibnu Arya warga Tanjung Ayun disela-sela menikmati joging sore disepanjang jalan menuju Jembatan I Dompak menjawab pertanyaan Batam Pos, Selasa (15/11).

Menurut Ibnu Arya, tujuan dilakukan pembangunan adalah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Artinya lebih cepat manfaat tersebut dirasakan masyarakat, akan lebih baik. Masih kata Ibnu Arya, Jembatan I Dompak kita menjadi kebanggan tentunya bagi masyarakat Tanjungpinang. Apalagi sampai membentang sepanjang 1,5 km.

“Kita lihatlah, berapa ramai masyarakat yang terus bertanya-tanya kapan Jembatan I Dompak ini akan dibuka. Jika dibiarkan berlarut-larut, bisa mengundang amarah masyarakat,” paparnya.

Warga lainnya, Yana mengharapkan Gubernur Kepri, Nurdin Basirun segera bertindak dan membuat kebijakan strategis. Karena ini menyangkut untuk kepentingan dan kesejahteraan masyarakat. Jika formalnya harus melalui loading test, sebelum itu tentu bisa dibuka untuk umum. Hanya saja dibuat kebijakan tersendiri.

“Misalnya khusus untuk kendraan roda dua dan empat saja. Lebih daripada itu, harus menunggu selesai loading test. Apalagi kita kalau mau ke Dompak jauh mutarnya,” keluh Yana.

Menanggapi keluhan masyarakat, Anggota Komisi III DPRD Kepri, Asep Nurdin juga punya pandangan yang sama. Ia mendorong Pemprov Kepri untuk segera membuka jembatan tersebut jika sudah selesai dengan sempurna. Karena tujuan dilakukan pembangunan jembatan tersebut adalah untuk memangkas rentang kendali dari Pinang ke Dompak.

“Kalau sudah selesai, sebaiknya cepat dibuka untuk kebutuhan masyarakat. Persoalan loading test bisa kita kesampingkan. Prioritaskan saja, untuk kendaraan yang kecil-kecil dulu,” ujar Asep Nurdin.(jpg)

Respon Anda?

komentar