Polres Tanjungpinang Selidiki Dugaan Pungli di BPN

320
Pesona Indonesia

batampos.co.id – Polres Tanjungpinang saat ini  tengah menyelidiki dugaan pungutan liar yang dilakukan oknum pejabat Plh kasi Pengukuran dan Pemetaan BPN Kota Tanjungpinang.

”Kami sudah dengar informasi dugaan pungli itu. Itu dasar kami untuk melakukan penyelidikan. Namun, butuh bukti kuat dalam menangani kasus seperti itu,” ujar  AKBP Joko Bintoro, Kapolres Tanjungpinang.

Dikatakan Joko, pihaknya perlu pembuktian lebih kuat dalam dugaan pungli tersebut. Sebab dugaan pungli yanhg dilakukan oknum pejabat BPN tersebut tidak tertangkap tangan.

”Tanpa tangkap taangan itu susah dibuktikan. Dia (oknum) bisa saja mengelak sebab melalui transfer via rekening. Karena bisa alasan macam-macam bahwa uang itu bukan diminta,”ucapnya.

Sebelumnya, Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) BPN Provinsi Kepri, Syafriman, memerintahkan Kepala Kantor BPN Kota Tanjungpinang, untuk memeriksa JR, oknum pegawai yang menjabat sebagai Plh kasi pengukuran dan pemetaan, yang diduga melakukan pungutan liar kepada pemohon yang mengurus sertifikat tanah.

”Sudah saya perintahkan atasannya langsung untuk memanggil oknum itu dan warga yang dipungut biaya diluar ketentuan. Hal ini biar balance kami dengar dari kedua belah pihak,”ujar Syafriman, Senin (14/11).

Dikatakan Syafriman, jika nantinya setelah dilakukan pemeriksaan dan benar oknum itu melakukan pungli. Pihaknya, akan memberikan sanksi mencopot jabatannya.

”Sanksi pasti ada, tapi harus sesuai aturan yang ada. Copot dari jabatannya sudah sanksi paling berat itu,”kata Syafriman.

Dijelaskan Syafriman, pihaknya tidak akan membela pegawainya yang berbuat diluar ketentuan. Sebab, sebelumnya pihaknya telah mengeluarkan surat edaran agar tidak melakukan pungli.

”Surat edarannya sudah 10 hari yang lalu saya keluarkan. Yang jelas saya bertugas di Kepri ini tidak ada kepentingan lain. Yang saya mau bagaimana pelayanan di BPN saat ini baik dan bagus,”sebutnya. (ias)

Respon Anda?

komentar