Alhamdulillah, Kerajaan Arab Saudi Batalkan Biaya Visa Haji dan Umrah

434
Pesona Indonesia
Jutaan umat Islam dari berbagai negara tawaf di masjidil Haram, Makkah. Foto: Amr Abdallah Dalsh/reuters
Jutaan umat Islam dari berbagai negara tawaf di masjidil Haram, Makkah. Foto: Amr Abdallah Dalsh/reuters

batampos.co.id – Kerajaan Arab Saudi akhirnya membatalkan biaya visa haji dan umrah untuk jamaah yang kali kedua dan seterunya berangkat haji atau umrah ke tanah suci.

Kabar baik bagi umat Muslim di seluruh dunia itu dirilis Arab Saudi setelah Raja Salman bin Abdul Aziz memutuskan membatalkan kebijakannya yang dibuat dua bulan lalu mengenai kewajiban membayat biaya visa haji dan umrah dari luar kerajaan.

Dilansir dari Mahmul, Kamis (17/11/2016) Pengadilan Kerajaan mengeluarkan sebuah dekrit yang berisi keputusan menghapus biaya visa untuk haji dan umrah. Penghapusan biaya haji dan umrah ini ditujukan bagi mereka yang melaksanakan pertama kalinya atau mereka yang akan mengulanginya.

“Sebuah keputusan resmi dibuat untuk membatalkan apa yang telah diubah pada visa haji dan umrah di rezim yang baru, pemerintah Saudi memutuskan kembali bekerja pada rezim visa lama,” ujar Pangeran Mohamed al Saud dalam akun Facebooknya.

Keputusan ini jelas dapat meringankan beban jamaah haji dan umrah. Kebijakan tersebut tidak lain sebenarnya adalah untuk menambah pemasukan Saudi karena mengalami defisit akibat harga minyak yang mengalami penurunan.

Sebelumnya Raja Salman menetapkan kebijakan untuk membebankan biaya visa haji dan umrah bagi jamaah yang melaksanakan ibadah haji dan umrah untuk kedua dan seterusnya. Kebijakan ini mulai berlaku pada 1 Muharram 1438 atau 2 OKtober 2016 lalu. Namun kebijakan ini kemudian dibatalkan. (sumber: republika)

Respon Anda?

komentar