Tarif Baru UWTO Ditunda, Ekonomi Batam Bisa Menggeliat Lagi

393
Pesona Indonesia
Gubernur Kepri Nurdin Basirun. Foto: dok. batampos
Gubernur Kepri Nurdin Basirun. Foto: dok. batampos

batampos.co.id – Gubernur Kepri Nurdin Basirun berharap perekonomian di Batam kembali naik. Pasalnya beberapa pekan terakhir, polemik tarif baru UWTO dan demo penolakan kebijakan BP Batam tersebut membuat perekonomian menjadi turun.

“Ada penurunan perekonomian di Batam,” katanya, Rabu (16/11/2016).

Saat ditanya apakah penurunan tersebut menyentuh angka 10 persen. Nurdin dengan tegas mengatakan tak sampai segitu. “Yang jelas turun, angkanya saya kurang tau,” ucapnya.

Ia mengatakan Batam sebagai kota industri dan penggerak perekonomian. Harus selalu dijaga dalam kondisi kondusif. Sebab ada saja gonjang-ganjing isu yang tak jelas, atau gangguan keamanan. “Akan mengganggu stabilitas ekonomi,” ucapnya.

Nantinya, kata Nurdin pemerintah bersama stakeholder lainnya akan membicarakan mengenai Perka 19 BP Batam di Jakarta. Mengenai Perka ini, ia menyebutkan saat pertemuan pada Selasa (15/11) lalu Menteri Koordinator Perekonomian tak tahu sudah ada peraturan yang mengatur naiknya beberapa tarif pelayanan BP Batam.

“Pak menteri kurang tau mengenai hal tersebut,” ucapnya.

Dengan ditahannya sementara kenaikan UWTO tersebut, Nurdin berharap investor bisa kembali beraktivitas dengan baik di Batam. (ska/jpg)

Respon Anda?

komentar