549 Warga Batam Terserang DBD, 10 Meninggal Dunia

443
Pesona Indonesia

Nyamuk DBDbatampos.co.id – Dinas Kesehatan Kota Batam mencatat terdapat 549 kasus DBD sepanjang tahun 2016. Sepuluh diantaranya meninggal dunia.

Tingginya angka penemuan kasus ini menjadikan Kota Batam sebagai salah satu endemi Demam Berdarah Dangue (DBD).

Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam, Chandra Rizal melalui Kepala Bidang Pengendalian Penyakit, dan Penyehatan Lingkunga (P2PL) Dinkes Kota Batam, Sri Rupiati mengatakan saat ini pemerintah Indonesia tengah mengembangkan vaksin DBD untuk menekan tingginya angka penderita DBD di Indonesia, termasuk Batam.

“Sedang dikembangkan, kita harapkan ini bisa menekan angka jumlah penderita DBD,” kata dia.

Saat ini, pihaknya juga tengah menggalakkan kegiatan satu rumah satu juru pemantik (Jumantik) dan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas). Dia berharap prilaku hidup sehat bisa menjadikan lingkungan yang bersih dan terhindar dari penyakit.

“Selain langkah preventif yang telah kita jalankan, vaksin diharapkan bisa menekan jumlah penyebaran DBD nantinya,” harapnya.

Sementara itu, Inspektorat Jendral (Irjen) Kementrian Kesehatan (Kemenkes) Purwadi mengatakan Indonesia termasuk salah satu negara yang mewaspadai penyebaran penyakit yang disebabkan oleh nyamuk dangue ini. Selama April 2016 kemarin ada lebih dari 80 ribu kasus DBD di Indonesia.

Oleh karena itu, untuk menekan jumlah penderita saat ini pihaknya tengah mengembangkan vaksin DBD. Menurutnya dibutuhkan waktu dua hingga tiga tahun untuk pengujian dan penyempurnaan sebelum vaksin digunakan.

“Ini salah satu langkah yang inovatif untuk mengendalikan penyebaran penyakit DBD.” ujarnya saat menghadiri pencanangan Germas di Kecamatan Belakangpadang, Selasa (15/11/2016). (cr17)

Respon Anda?

komentar