Setelah Ditahan 11 Hari, 4 Aktivis HMI Akhirnya Dilepaskan

315
Pesona Indonesia
Aktivis HMI saat ambil bagian dalam aksi 411. Foto: dok. tempo
Aktivis HMI saat ambil bagian dalam aksi 411. Foto: dok. tempo

batampos.co.id – Empat orang aktivis Himpunan Mahasiswa Indonesia (HMI) yang ditahan akibat penyerangan terhadap petugas saat demo 4 November lalu akhirnya dilepaskan dari sel Polda Metro Jaya.

Mereka yang sempat 11 hari merasakan ruangan ‘pengab’ sel tahanan itu adalah Ismail Ibrahim, Rahmat Muni, Romadhon Reubun, dan Muhammad Rizki Berkat.

Namun demikian, mereka tetap berstatus tersangka dalam kasus bentrokan di penghujung aksi unjuk rasa Bela Islam pada Jumat (4/11) lalu.

Pelepasan itu lantaran pengajuan penangguhan penahanan mereka itu telah dikabulkan polisi.

Koordinator Tim Pengacara PB HMI, Muhammad Syukur Mandar, mengatakan penangguhan penahanan keempatnya dijamin sejumlah alumnus HMI.

Selain itu, alasan ditangguhkannya penahanan keempat kader HMI ini terkait dengan kegiatan kuliah mereka.

“Kami memang meminta penangguhan penahanan. Alhamdulillah Pak Kapolda mengabulkannya. Kami berterima kasih,” ujar Syukur di Mapolda Metro Jaya, Kamis (17/11).

Namun demikian, menurut Syukur klien-kliennya itu tetap dikenakan wajib lapor setiap hari.

Seperti diketahui, para aktivis HMI itu dijerat Pasal 214 juncto Pasal 212 KUHP karena melawan petugas kepolisian. (jpnn)

Respon Anda?

komentar