Korban Kritis dan Meninggal Bukan ABK Kapal Tanker Nona Tang II

718
Pesona Indonesia
Petugas mengevakuasi mayat ABK kapal tangker MT.NONA TANG II terbakar di Pelabuhan 99, Batuampar, Rabu (16/11/2016). Foto: Rezza Herdiyanto/Batam Pos
Petugas mengevakuasi mayat ABK kapal tangker MT.NONA TANG II terbakar di Pelabuhan 99, Batuampar, Rabu (16/11/2016). Foto: Rezza Herdiyanto/Batam Pos

batampos.co.id –  Kepala Mesin kapal MT. Nona Tang II, Abdullah  mengungkapkan korban kritis dan meninggal dalam insiden yang meledak di Pelabuhan Pantai Stres Batuampar atau Pelabuhan Bintang 99  bukan ABK, mereka adalah pekerja subcon yang mengerjakan perbaikan kapal.

“Mereka orang darat (pekerja darat bukan pelaut, red),” kata Abdullah ketika ditemui di ruangan Mawar Nomor 4 Rumah Sakit Harapan Bunda, Kamis (17/11/2016).

Saat kejadian, dia mengaku tiba-tiba terjadi ledakan tanpa tahu  penyebab ledakan yang terjadi di tempat kontraktor bekerja. Dia sedang bekerja di sisi kiri kapal sementara pekerja kontraktor di sisi kanan kapal, dengan jarak sekitar 60 meter.

“Waktu kejadian saya lagi kontrol mesin, fokus ke kerjaan saya. Mereka ngapain saya nggak tahu pasti, yang jelas perbaikan,” ucapnya.

Kejadian ledakan ini membuat sontak menyelamatkan diri, dia  lompat ke kapal lain yang berada disamping kapal yang meledak tersebut.

“Saat kejadian, saya alhamdulillah sadar cuma imbas kena api saja (wajah dan tangan). Saya minta sendiri ke rumah sakit,” ucapnya lagi.

Menurutnya, pihak perusahaanlah yang membawanya ke rumah sakit. Namun setelahnya, pihak perusahaan tak lagi mengurus.

“Saya telepon urang yang tahu urusan kapal itu nomornya tak aktif lagi. Padahal saya juga harus bayar resep,” pungkasnya. (cr13)

Respon Anda?

komentar