Cuaca Buruk di Laut Dimanfaatkan untuk Selundupkan Barang

1031
Pesona Indonesia
laksma-irawan
Komandan Lantamal IV Laksma TNI S.Irawan

batampos.co.id – Modus operandi kejahatan di laut tak kalah kreatif dengan kejahatan di darat.

Komandan Lantamal IV Laksma TNI S.Irawan mengatakan bahwa akhir-akhir ini beberapa kali Tim WFQR IV menangkap kapal pengangkut kayu.

Biasanya pelaku bergerak dari selatan menuju utara dengan menggunakan kapal-kapal yang relatif kecil. Bila melihat patroli petugas mereka bersembunyi dibalik pulau-pulau ataupun masuk ke anak-anak sungai bersembunyi sambil melihat situasi.

Sekiranya aman mereka kembali melanjutkan perjalanan.

Mereka juga terkadang memanfaatkan cuaca buruk untuk meloloskan muatan mereka dan menghindari pemeriksaan petugas.

Ada cara lain, untuk mengelabuhi petugas penjahat berlayar pada siang hari karena mereka juga sudah tahui bila mereka berlayar pada malam hari pasti banyak patroli dari petugas-petugas yang mempunyai kewenangan di laut.

Untuk itu saat ini Tim Western Fleet Quick Response WFQR IV Lantamal IV Tanjungpinang telah mengubah pola operasi dengan memanfaatkan penginderaan menggunakan drone untuk mengidentifikasi baik siang ataupun malam.

“Cara ini terbukti sangat efektif serta murah dari beberapa kegiatan kapal ilegal berhasil kita bekuk hasil deteksi dari peralatan drone yang kami miliki,” ujar Laksma TNI S.Irawan.

Irawan menambahkan WFQR IV akan terus melaksanakan pengamanan dan penegakan hukum di wilayah perairan Kepri dari segala bentuk pelanggaran sesuai perintah Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) dan Panglima Komando Armada RI Kawasan Barat (Pangarmabar).

Demikian rilis yang kami terima dari Kepala Dispen Lantamal IV, Mayor Laut (KH) Josdy Damopolii. (ptt)

Respon Anda?

komentar