Kapolda Peringatkan Demo 2 Desember Jangan Sampai Mengganggu Jalan

585
Pesona Indonesia
Ribuan massa dari berbagai Ormas Islam bersatu melakukan aksi damai menuntut Ahok ditangkap terkait dugaan penistaan terhadap Alquran yang dilakukan Ahok saat bertemu masyarakat Pulau Seribu beberapa waktu lalu. Aksi besar-besaran akan kembali digelar Jumat 4 November 2016. Foto: indowarta
Ribuan massa dari berbagai Ormas Islam bersatu melakukan aksi damai menuntut Ahok ditangkap terkait dugaan penistaan terhadap Alquran yang dilakukan Ahok saat bertemu masyarakat Pulau Seribu. Foto: indowarta

batampos.co.id – Sikap tegas ditunjukkan Polda Metro Jaya terkait rencana Aksi Bela Islam III pada tanggal 2 Desember mendatang.

Selain melakukan imbauan agar tidak melakukan aksi demo, Polda Metro Jaya tak segan-segan melarang aksi itu bila pendemo mengganggu aktivitas di jalan raya yang merupakan jalan bersama.

Kapolda Metro Jaya, Irjen Mochammad Iriawan, menuturkan mereka tak akan melarang pendemo untuk kembali turun ke jalan. Tapi dia minta pendemo bisa juga paham aturan.

“Jalan raya itu adalah untuk kepentingan umum. Ini untuk kepentingan masyarakat banyak. Jadi kalau di jalan raya tentunya tidak boleh,” kata dia di Polda Metro Jaya, Sabtu (19/11).

Dia menegaskan, polisi sama sekali tak melarang aksi demo, karena memang ada yang mengatur untuk masyarakat bisa menyampaikan pendapat di muka umum.

“Kita persilahkan. Tapi kalau di jalan raya, sepanjang itu berarti banyak yang diganggu, yang dikorbankan kepentingan masyarakat umum,” tegasnya. (elf/JPG)

Respon Anda?

komentar