Pria Bakar Diri di Bank

336
Pesona Indonesia
Petugas saat memeriksa lokasi kejadian bakar diri di Commonwealth Bank, Springvale, Melbourne, Australia / AAP
Petugas saat memeriksa lokasi kejadian bakar diri di Commonwealth Bank, Springvale, Melbourne, Australia / AAP

batampos.co.id – Seorang pria masuk ke Commonwealth Bank, Springvale, Melbourne, Australia, kemudian membakar diri, Kamis (18/11). Padahal, saat itu bank ramai nasabah. Akibatnya, 26 orang mengalami luka bakar dan gangguan pernapasan. Enam orang di antara mereka kritis, termasuk si pelaku.

’’Dia membawa semacam akseleran (cairan kimia untuk memicu api, Red) dalam sebuah botol. Saya tidak yakin (cairan) apa yang dia bawa. Entah bagaimana akseleran tersebut dibakar di dalam bank,’’ ujar Inspektur Polisi Jacqui Poida dari Kepolisian Victoria setelah melihat lokasi kejadian.

Api tersebut mengakibatkan ledakan di dalam bank. Dalam beberapa video amatir, tampak asap hitam keluar dari dalam bank tersebut. Pelaku, seorang pria 21 tahunan, mengalami luka paling parah di antara para korban. Karena itu, pihak kepolisian belum bisa mengorek informasi itu terkait dengan motif maupun identitas pelaku.

Menurut Poida, masih terlalu dini untuk menyimpulkan bahwa itu aksi teror. Pelaku dirawat di Alfred Hospital dengan pengamanan petugas kepolisian. Korban kritis yang lain juga dirawat di rumah sakit yang sama. Sedangkan korban lainnya dirawat di Monash Medical Centre dan Dandenong Hospital.

Juru Bicara Otoritas Pemadam Kebakaran Paul Carrigg mengungkapkan, timnya meluncur ke lokasi kejadian hanya beberapa menit setelah menerima laporan bahwa seseorang terbakar di dalam bank. Ada empat mobil pemadam yang diterjunkan. Saat tim tersebut tiba di lokasi, pintu bank tertutup. Mereka harus masuk dengan mengenakan alat bantu napas untuk mengeluarkan para korban. Di antara korban, ada tiga anak-anak dan seorang anak balita.

Melihat kondisi tempat kejadian, Carrigg mengungkapkan bahwa sangat luar biasa tidak ada korban tewas. Salah seorang saksi mata Ashley Atkin-Fone dielu-elukan sebagai pahlawan. Saat kejadian, dia berada di sekitar lokasi. Dia mendengar suara ledakan dan tangisan anak-anak. Setelah dilihat, ada seorang anak yang berlarian di dalam bank dengan kondisi tubuh terbakar.

’’Ada darah di mana-mana, saya sempat tertegun beberapa saat,’’ ujarnya. Setelah itu, dia berlari mengambil alat pemadam kebakaran dari toko terdekat dan kembali ke bank tersebut untuk memadamkan api. (AFP/The Guardian/sha/c4/any/JPG)

Respon Anda?

komentar