Mengenal Kanker Hati

632
Pesona Indonesia
Politikus Demokrat, Sutan Bhatoegana sebelum meninggal diketahui mengidap penyakit kanker hati.
Politikus Demokrat, Sutan Bhatoegana sebelum meninggal diketahui mengidap penyakit kanker hati.

batampos.co.id – Politikus Partai Demokrat Sutan Bhatoegana tutup usia karena penyakit kanker hati. Berkaca pada sakit yang ia derita mari kita mengenal kanker hati.

Seperti pada umumnya kanker, kanker hati tidak diketahui penyebab pastinya.

Kanker hati bisa terjadi akibat seseorang pernah terinfeksi virus hepatitis atau seseorang yang mengalami kerusakan fungsi hati.

Penyebab utama penyakit ini yaitu pola hidup tidak sehat yang dijalani seseorang. Faktor ini memicu terjadinya kanker hati.

Mereka yang memiliki kebiasaan meminum alkohol, atau seseorang yang sering begadang, kurang tidur yang disertai asupan makanan tidak sehat bisa berpotensi terkena kanker hati.

Apabila seseorang terinfeksi virus hepatitis dan tidak mendapatkan terapimedis yang tepat, infeksi tersebut bisa menjadi salah satu pemicu terjadinya kanker hati.

“Orang yang bekerja tidak mengenal waktu, rapat sampai pagi, tidak ada hari libur bagi tubuhnya untuk beristirahat bisa mengakibatkan kerja hati meningkat,” kata Manajer Kerjasama dan Hubungan Alumni Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia (FIK UI), Agung Waluyo.

Pria yang fokus di bidang Keperawatan Medikal Bedah ini menambahkan, penyakit ini menyerang pada seseorang terutama apabila yang bersangkutan tidak mendapatkan asupan makanan yang tepat seperti tinggi lemak dan rendah serat.

Peningkatan beban kerja hati yang terlalu lama seperti inilah yang dapat menjadi pemicu terjadinya kanker hati.

Oleh karena itu, pola hidup sehat seperti cukup istirahat, asupan makanan seimbang, dan menghindari minuman beralkohol dapat menurunkan risiko terjadinya kanker hati.

Sedangkan pada perokok, tidak menutup kemungkinan akan terkena penyakit ini di kemudian hari.

“Walaupun sudah ada penelitian, dari semua pasien pasti akan ditanya saat dulu punya kebiasaan apa. Memang sebagian besar pasien kanker itu punya kebiasaan hidup tak sehat,” tegas Agung.(cr1/JPG)

Respon Anda?

komentar