Banjir Tak Teratasi, Warga Tagih Janji Wali Kota Batam

839
Pesona Indonesia
Ini bukan kolam renang atau arena off road, tapi ini jalan utama di Batam yang setiap hujan selalu banjir. Foto: cecep mulyana/batampos
Ini bukan kolam renang atau arena off road, tapi ini jalan utama di Batam yang setiap hujan selalu banjir. Foto: cecep mulyana/batampos

batampos.co.id – Warga di wilayah Batuaji dan Sagulung menagih janji Wali Kota Batam Muhammad Rudi dan Wakil Wali Kota Batam Amsakar Achmad yang saat kampanye berjanji akan membereskan persoalan banjir di kota ini.

Diketahui bahwa sampai saat ini persoalan banjir belum bisa diatasi secara baik. Setiap kali hujan, Batam selalu dikepung banjir.

Di wilayah Batuaji dan Sagulung, lokasi langganan langganan banjir hampir terjadi di seluruh tempat. Pemukiman ataupun jalan raya umumnya selalu terendam banjir jika hujan turun. Banjir yang terjadi karena sistem drainase yang buruk.

Drainase utama sudah tak berfungsi normal karena tidak ada upaya perawatan yang rutin. Saluran drainase umumnya sudah rusak dan tersumbat sampah dan tanah. Air yang mengalir dari pemukiman warga meluber ke badan jalan ataupun pemukiman warga yang lebih rendah.

Kondisi ini diperparah lagi dengan alur drainase yang tak tentu arah. Saluran drainase umumnya tak terarah, sehingga aliran air tak pasti mengalir dan bermuara kemana. Pembangunan perumahan ataupun bangunan lain juga banyak yang tidak memperhitungkan ketinggian lahan yang dibangun, sehingga saat hujan genangan air tidak mengalir lokasi yang seharusnya.

“Benar-benar kacau, sistem drainase di wilayah ini. Drainase utama ada, cuman tersumbat dan tak terurus, begitu juga dengan perumahan banyak yang memiliki saluran drainase utama bahkan ada yang lebih rendah posisi perumahan dari saluran drainase utama. Jadi memang sangat kacau makanya tak heran kalau setiap hujan selalu banjir begini,” ujar Hendrayana, warga di Perumahan Puskopkar, Batuaji, Minggu (20/11/2016).

Dengan adanya kenyataan itu, warga kembali mempertanyakan realisasi janji Rudi dan Amskar untuk mengatasi persoalan banjir tersebut saat kampanye sebelum pemilihan kepala daerah beberapa waktu lalu.

“Kemarin saat kampanye katanya persoalan banjir ini jadi prioritas utama, tapi kenapa sampai sekarang kok masih banjir terus,” ujar Hendrayana.

Camat Batuaji Rinaldi M Pane sebelumnya mengakui hal itu. Wilayah Batuaji memang masih sangat rawan dengan banjir. Hampir semua kelurahan baik itu dalam perumahan ataupun jalan utama memang selalu terendam banjir.

“Persoalannya memang karena saluran drainase yang kurang berfungsi maksimal,”ujar Rinaldi.

Persoalan tersebut sudah disampaikan ke pemko Batam agar ditindak lanjuti.

Kabag Humas Pemko Batam Ardi Winata sebelumnya mengatakan keluhan masyarakat terhadap banjir itu sudah mulai direspon oleh Pemko Batam. Respon tersebut berupa upaya normalisasi sejumlah drainase oleh Dinas Pekerjaan Umum (PU) kota Batam serta menggalangkan kegiatan gotong royong membersihkan drainase secara rutin setiap hari Sabtu.

“Untuk normalisasi memang sudah ada, memang belum dilakukan secara serentak di semua titik, tapi target memang seluruh wilayah rawan banjir di Batam. Normalisasi itu akan dilakukan secara bertahap,” ujar Ardi, belum lama ini. (eja/bp)

Respon Anda?

komentar