Korban Tabrak Lari Tewas Mengenaskan

1177
Pesona Indonesia
Anggota Satlantas Polresta Barelang mengevakuasi motor Ivan Rahmat Suhendra, 31 korban tabrak lari yang mengakibatkan tewas ditempat depan Perumahan Yose Sade, jalan Brigjen Katamso, Tanjunguncang, Batuaji, Minggu (20/11/2016). Foto: Dalil Harahap/Batam Pos
Anggota Satlantas Polresta Barelang mengevakuasi motor Ivan Rahmat Suhendra, 31 korban tabrak lari yang mengakibatkan tewas ditempat depan Perumahan Yose Sade, jalan Brigjen Katamso, Tanjunguncang, Batuaji, Minggu (20/11/2016). Foto: Dalil Harahap/Batam Pos

batampos.co.id – Kecelakaan maut kembali terjadi di jalan Brigjen Katamso, Tanjunguncang, Batuaji, Minggu (20/11/2016).

Ivan Rahmat Suhendra, pengendara sepeda motor Jupiter MX BP 5175 JF tewas mengenaskan setelah menjadi korban tabrak lari di jalan raya depan Perumahan Jose Sade, Tanjunguncang, sekira pukul 07.00 WIB.

Pria 31 tahun itu sempat dilarikan ke instalasi gawat darurat (IGD) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Embung Fatimah Batam di Batuaji, namun nyawanya tak tertolong sebab kepalanya remuk akibat tabrakan tersebut.

Kecelakaan ini tak diketahui secara pasti sebab tak ada saksi mata yang melihat langsung di TKP. Namun hasil olah TKP polisi dan keterangan warga yang berada di sekitar lokasi diduga kuat Ivan menjadi korban tabrak lari saat sepeda motornya melaju dari arah simpang Basecamp ke arah kawasan galangan kapal di Tanjunguncang.

“Kemungkinan ada dua, dia senggolan dengan motor yang lawan arus terus disambar truk atau kesenggol dengan sepeda motor lain yang jalan berbarengan terus disambar truk,” kata salah seorang anggota polisi di lokasi kejadian.

Dugaan itu berdasarkan situasi di lokasi kejadian, yang mana posisi lokasi kejadian persis di depan gerbang keluar sebuah kawasan Industri yang kemungkinan besar adanya upaya lawan arus dari pekerja atau warga lain yang keluar dari lokasi industri itu.

“Bisa jadi ada orang (mengendarai sepeda motor) yang keluar dari perusahana itu, malas mau mutar di U Turn di depan terpaksa lawan arus, atau juga mungkin sama-sama melaju dari sana terus kesenggol dan disambar truk lagi,” kata Polisi tersebut.

Menurut saksi lainnya, kecelakaan itu diprediksi melibatkan tiga kendaraan. Mulanya korban bersenggolan dengan sepeda motor lainnya kemudian dia terjatuh dan disambar truk lainnya.

“Ada pecahan bodi sepeda motor Mio di tempat tabrakan itu. Senggolan atau tabrakan dulu dengan Mio itu baru disambar truk dia,” duga Antonius warga di lokasi kejadian.

Warga ataupun Polisi tak memastikan kendaraan lain yang terlibat kecelakaan dengan pengendara naas itu sebab setelah tabrakan yang didapati warga dan saksi mata hanya korban yang sudah sekarat bersama sepeda motornya yang rusak berat.

“Tak ada yang lihat, makanya tak tahu pasti, bagaimana ataupun sepeda motor atau truk mana yang tabraknya,” kata Antonius lagi.

Korban saat ditolong warga, kata Antonius sudah tak bergerak lagi. Kepala Ivan terlihat remuk dan berdarah. Warga yang membawanya ke RSUD ternyata tak bisa menolong. Ivan diduga sudah langsung meninggal saat kecelakaan terjadi.

Dokter residen forensik IGD RSUD Embung Fatimah Batam dr Agung menuturkan korban tiba di RSUD sudah dalam keadaan tak bernyawa. “Ada banyak luka di sekujur tubuhnya. Cuman yang berisiko (meninggal) tengkorak kepalanya pecah,” kata Agung. (eja/bp)

Respon Anda?

komentar