10 Siswi SMP Sagulung Hilang, Diduga Diculik untuk Dijadikan Wanita Penghibur

5434
Pesona Indonesia
ilustrasi
ilustrasi

batampos.co.id – Warga Sagulung, Batam, dilanda keresahan. Penyebabnya, ada 10 siswi SMP yang dilaporkan hilang sejak Jumat (18/11/2016) lalu.

Warga kian cemas menyusul isu yangberedar kalau para ABG itu sengaja diculik untuk dijadikan wanita penghibur.

Mi, seorang ibu korban, menduga anaknya dan beberapa siswi lainnya diculik oleh sekelompok orang yang dipimpin oleh seorang wanita muda tomboy. Wanita tomboy yang belum diketahui identitasnya itu, kata Mi, memang beberapa kali datang ke permukiman warga di sekitar Sagulung, Batam, untuk mencari anak gadis usia SMP atau SMA. Ia mengajak para remaja putri di daerah itu mencari uang tambahan.

“Dia sering ngerayu anak-anak ini, katanya hanya joget-joget saja dengan om-om dan akan banyak dapat uang,” kata Mi usai membuat laporan di Mapolsek Sagulung, Batam, Senin (21/11/2016) sore.

Mi mengaku cemas karena sejak awal sudah mendegar isu tersebut dari tetangga. Namun ternyata kini anaknya sendiri yang hilang sejak Jumat (18/11) lalu.

“Makanya cemas kami ini. Sudah kami laporkan (ke Polsek Sagulung) semoga anak kami ditemukan dan pelakunya ditangkap,” kata Mi.

Senada dengan Mi, seorang siswi salah satu SMP negeri di Sagulung, SI, mengaku pernah didatangi wanita tomboy di sekolahnya. Wanita itu, kata SI, pernah mengajaknya bekerja di tempat hiburan. Alasannya untuk mencari uang tambahan.

“Tapi tak mau saya. Katanya ikut sama mereka terus temanin om-om sambil joget-joget saja kami akan dapat banyak uang,” ujar Sl.

Menurut Sl, beberapa rekannya satu sekolah juga pernah mengalami hal yang sama. Selain itu, sejumlah siswi dari SMP lain juga banyak bercerita tentang pengalaman serupa. Yakni ditawari bekerja di tempat hiburan oleh seorang wanita yang bergaya tomboy.

“Katanya mereka dibawa ke pulau,” kata SI lagi.

Namun hingga kemarin, belum diketahui pasti berapa siswi yang benar-benar termakan rayuan wanita tomboy itu. Namun hingga berita ini ditulis, sedikitnya ada 10 orang tua yang mengaku anaknya hilang.

“Memang katanya dibawa ke pulau, tapi tak tahu pulau mana,” kata Zul, warga yang menemani kerabatnya membuat laporan di Mapolsek Sagulung, kemarin.

Kanit Reskrim Polsek Sagulung, Iptu Elwin, mengaku masih mendalami kasus ini. Selain pelapor, pihaknya juga sudah meminta keterangan dari beberapa saksi. Namun dia belum memastikan jika 10 siswi yang hilang itu diculik untuk dijadikan wanita penghibur.

“Masih kami dalami,” ujar Elwin, singkat.

Ternyata mereka di…. (eja/bp)

Respon Anda?

komentar