Anambas Butuh Investor Pengelolaan Hasil Laut

514
Pesona Indonesia
Ilustrasi kapal nelayan. Foto: batampos
Ilustrasi kapal nelayan. Foto: batampos

batampos.co.id – Bupati Kepulauan Anambas Abdul Haris mengatakan pemerintah daerah telah berkoordinasi dengan pihak yang berkompeten terkait solusi bagi kapal pengangkut ikan nelayan lokal.

Sejauh ini Anambas belum memiliki kapal khusus pengangkut ikan, hanya kapal kargo, sehingga hasil tangkapan ikan dari nelayan lokal dititipkan menggunakan kapal kargo yang berangkat menuju daerah lain.

“Setelah melakukan koordinasi dengan pihak yang berkompeten, maka nelayan sudah bisa mengirim ikan menggunakan kapal kargo, namun kapal tersebut harus mengantongi izin angkut,” Kata Bupati Abdul Haris, ketika ditemui diruang kerjanya, Senin (21/11/2016).

Menurutnya, rencana ke depannya dari hasil tangkapan nelayan tersebut harus ada yang mengakomodir pendistribusiannya. Hal itu untuk mempermudah dalamĀ  pengawasan oleh pemerintah daerah.

Saat ini pemerintah daerah juga belum bisa menghitung jumlah ikan yang didistribusikan keluar daerah maupun yang dikonsumsi oleh masyarakat anambas. Oleh karena itu perlu diatur manajemennya dengan baik dan pemerintah akan membuat regulasi terkait penghasilan ikan.

“Kita atur sebaik mungkin agar daerah dapat mengawasi dan menata para nelayan demi menciptakan nelayan yang profesional,” ujarnya.

Haris menambahkan bantuan bagi nelayan selama ini terkait perlengkapan dan peralatan alat tangkap sudah ada. Namun pembinaan untuk nelayan menjadi lebih profesional akan diprioritaskannya. Ia juga akan mencari investor pengelola ikan, yang berskala besar. “Kita akan ajak investor untuk mengelola ikan di Anambas,” ungkapnya.

Ia yakin jika pengelolaan ikan dilakukan oleh tangan yang profesional, tentu bisa meningkatkan pendapatan bagi nelayan. Pasalnya ikan yang ada dilaut anambas cukup berlimpah dan banyak nelayan asing yang ditangkap oleh aparat keamanan saat mencuri ikan diperairan anambas.

“Kita memiliki kakayaan laut seperti ikan cukup menjanjikan,” pungkasnya. (sya)

Respon Anda?

komentar