Crystal Hotlosz Ditangkap Polisi dengan Iming-iming Nachos

195
Pesona Indonesia
Ilustrasi: David Prastyo/Jawa Pos
Ilustrasi: David Prastyo/Jawa Pos

batampos.co.id – Gara-gara nachos Crystal Hotlosz, perempuan asal Clairsville, Ohio, meringkuk di penjara.

Ya, penganan berupa tortilla renyah yang disiram chili itu membuat dia masuk perangkap polisi. Hotlosz pseorang penjaja syahwat. Ia memang bekerja sendiri. Untuk mendapatkan klien, dia memasang iklan di situs dating online setempat.

Perempuan 36 tahun yang tidak langsing itu mendeskripsikan diri sebagai BBW (big beautiful woman) yang lebih tebal dari Snickers. Dia memasang tarif layanan USD 150 per jam. Sekitar Rp 2,1 juta.

Polisi pun mengontaknya. Mereka lantas bikin janji bertemu di restoran Meksiko Los Gallos di Beaver Township. Hotlosz lantas menyodorkan ”price list”.

Kebetulan si polisi yang menyamar sebagai pelanggan tidak membawa banyak uang cash. Dia pun berupaya menawar.

”Dia bilang ke saya, dengan uang saya saat itu yang cuma USD 60 (sekitar Rp 800 ribu), dia tidak akan memberikan servis full,” curhat si polisi kepada Fox 8.

Tawar-menawar berjalan alot. ”Hingga akhirnya, saya menawarkan harga USD 50 (sekitar Rp 670 ribu) dan seporsi nachos. Dia langsung setuju,” kata polisi tersebut.

Dia kemudian menyerahkan uang dan nachos kepada Hotlosz. Begitu barang bukti dipegang si PSK, polisi menangkapnya. Dia dibawa ke penjara Mahoning County.

Uang tebusan untuk Hotlosz ditetapkan USD 1.750 atau setara Rp 23,4 juta. Cukup mahal baginya. Tapi, mungkin juga Hotlosz tak mau buru-buru keluar dari penjara. Siapa tahu bisa dapat nachos gratis tiap hari. (fam/c10/na/sep/JPG)

Respon Anda?

komentar