Derita Punya Nama Pasaran

340
Pesona Indonesia
Ilustrasi: Wahyu Kokang/Jawa Pos
Ilustrasi: Wahyu Kokang/Jawa Pos

batampos.co.id – Nama pasaran pada zaman digital seperti sekarang kerap jadi korban salah sambung.

Lebih menyebalkan lagi kalau ada orang dengan nama yang sama sedang jadi public enemy. Pasti ikut di-bully. Itulah yang dialami Mike Pence, seorang software developer dan penulis asal Sarasota, Florida.

Namanya kebetulan sama dengan wakil presiden terpilih. Mike Pence yang wakilnya Donald Trump itu punya akun Twitter @mike_pence. Nah, Pence yang satu lagi mengelola akun Twitter @mikepence. Tanpa underscore.

Tapi, ketika Pence memenangi pilpres bersama Trump, Pence lain yang kena damprat. Maklum, Pence bukan pilihan sebagian besar publik AS (silakan cek hasil popular vote kalau tidak percaya).

Hujatan kepada Pence sangat menyakitkan hati. Kata-kata seperti moron, pria jahat, tidak berhati, berkali-kali menyebut @mikepence.

Itu, antara lain, cuitan akun @Dubbl7s, ”Apakah @mikepence bakal bertindak bodoh lagi di GMA seperti waktu dia tampil di Today Show?” Atau sesimpel, ”Mike, kamu moron,” seperti yang ditulis akun milik Phil Clevenger.

Awalnya Pence santai saja menerima mention aneh-aneh dari pengguna Twitter. Lama-lama dia kesal juga. Dia memasang meme cowok culun lucu bertulisan, ”Kenapa harus aku yang ganti nama? Kan dia yang payah!”

Para user Twitter kemudian menyadari kesalahan mereka. Ada yang memasang meme balasan bernada minta maaf.

Ada juga yang bilang, ”Duh, mending kamu Wapresnya @mikepence,” atau ”Aku merasakan deritamu, Kawan. ” Hmm, mungkin dia memang harus ganti nama. Donald mungkin? Atau Trump? Atau Donald Trump? (len/c10/na/sep/JPG)

Respon Anda?

komentar