Kata Walikota Batam tentang SpOG sebagai Kabid Perindustrian

664
Pesona Indonesia
Walikota Batam, Muhammad Rudi. foto:cecep mulyana/batampos
Walikota Batam, Muhammad Rudi. foto:cecep mulyana/batampos

batampos.co.id – Wali Kota Batam Muhammad Rudi memberi jawaban berbeda atas pelantikan dokter kandungan sebagai Kabid Perindustrian Disperindag Kota Batam. Jawaban pertama ia mengaku pelantikan dr Didi SpOG hanya sebagai batu loncatan karena akan dipromosikan.

“Ini hanya sementara, karena saya mau geser yang di kesehatan,” ujar Rudi di Hotel Vista Baloi, Senin (21/11) pagi.

Dikatakan Rudi, dr Didi, spesialis kandungan harus terlebih dahulu dipromosikan dengan jabatan baru. Setelah itu, barulah pejabat tersebut dilantik setara dengan Kepala Dinas.

“Dia mau saya promosikan, setingkat Kadis. Sudah pasti dia pintar,” terang Rudi.

Menurut dia, dr Didi sudah berpengalaman di bidang kesehatan. Apalagi untuk mendapatkan ilmu sebagai spesialis kandungan tak membutuhkan waktu yang singkat.

“Untuk menyelesaikan pendidikan itu susah. Sudah pasti yang mendapatkan gelar SpOG itu pintar,” jelas Rudi.

Namun siang harinya sebelum menghadiri rapat bangar di Gedung DPRD Batam, Muhammad Rudi memberi jawaban berbeda. Ia mengaku tidak tahu tentang pelantikan dr Didi SpOG sebagai Kabid Perindustrian. Alasannya ia sedang berada diluar kota dan yang melantik itu Wakil Walikota Batam Amsakar Achmad.

“Tanya pak Am (Amsakar, red) saya tidak tahu. Saya berada di luar,” kata Rudi.

Disinggung terkait siapa dr Didi SpOG, Rudi mengaku tidak ingat. Ia beralasan jumlah pegawai negeri eselon III di Pemerintah Kota (Pemko) Batam sangat banyak. Jumlahnya ratusan.

“Saya tidak ingat semua. Pejabat Pemko banyak, jumlahnya hampir 200 orang. Jadi tak bisa saya ingat semua,” beber Rudi.

Tapi ia tak membantah penandatanganan surat keputusan (SK) ia lakukan sendiri sementara yang melantik Amsakar.

“Memang saya yang menandatangani, tapi saya lupa,” sebut Rudi. (she)

Respon Anda?

komentar