Pesan Walikota untuk Ketua BP Batam

1115
Pesona Indonesia
Walikota Batam MUhammad Rudi saat memimpin rapat SKPD, belum lama ini. foto:cecep mulyana/batampos
Walikota Batam Muhammad Rudi (tengah). foto:cecep mulyana/batampos

batampos.co.id – Wali Kota Batam Muhammad Rudi mengatakan Badan Penguasahaan (BP) Batam harus turun tangan mengatasi banjir di Kota Batam. Alasannya, BP lah pihak yang memiliki lahan dan memberikan lahan kepada pengembang.

“Ini masalah kita saat ini, mau tidak mau BP Batam – Pemko harus bersinergi kalau mau masalah di Batam tuntas,” kata Rudi, kemarin.

Dikatakannya, Pemko Batam telah menyurati BP Batam agar bisa bekerjasama mengatasi banjir yang kian parah. Ia juga berharap BP Batam mengalokasikan lahan untuk pembangunan drainase.

“Lahan yang sudah dikasih BP, bisa ditarik lagi. Lahan tidur aja bisa ditarik, berarti fasum juga bisa. Ini yang sedang kami usahakan,” jelas Rudi.

Ia juga menyimpulkan beberapa faktor yang menjadi permasalahan banjir di Batam. Yakni maraknya cut and fill, ditimbunnya wilayah penampung air dan drainase yang sempit.

“Kami surati BP agar izin cut and fill dihentikan. Kalau sebelum ditangani, saya yakin banjir di Batam kian parah,” terangnya.

Selain itu, ia meminta semua pihak ikut bertanggung jawab dan memiliki rasa kepedulian dan kesadaran untuk mencegah banjir ini. Salah satunya tidak membuang sampah sembarangan.

“Saya minta masyarakat, baik ruko, perumahan, agar parit digali bukan ditutup, dengan bersama bisa terbantu,” imbau Rudi

Sementara upaya dari Pemko Batam selain mengerahkan seluruh pegawai untuk ikut gotong royong melakukan kerja bakti, Pemko juga akan menyiapkan alat berat guna menormalisasi sejumlah drainase yang ada.

“Kami siapkan untuk membeli backhoe tahun depan, kami coba lebarkan secara manual, belum kami semen batu miring,” pungkasnya. (she)

Respon Anda?

komentar