Ini Sikap Resmi MUI Terkait Demo 2 Desember

514
Pesona Indonesia
Ribuan massa dari berbagai Ormas Islam bersatu melakukan aksi damai menuntut Ahok ditangkap terkait dugaan penistaan terhadap Alquran yang dilakukan Ahok saat bertemu masyarakat Pulau Seribu beberapa waktu lalu. Aksi besar-besaran akan kembali digelar Jumat 4 November 2016. Foto: jpnn
Ribuan massa dari berbagai Ormas Islam bersatu melakukan aksi damai menuntut Ahok ditangkap terkait dugaan penistaan terhadap Alquran yang dilakukan Ahok saat bertemu masyarakat Pulau Seribu beberapa waktu lalu. Aksi besar-besaran akan kembali digelar Jumat 4 November 2016. Foto: jpnn

batampos.co.id – Majelis Ulama Indonesia (MUI) telah mengeluarkan pernyataan sikap resmi terkait rencana Aksi Bela Islam III yang rencananya akan digelar 2 Desember mendatang.

Wakil Sekretaris Jenderal MUI, Sholahuddin Al-Aiyub, menyatakan MUI mengimbau kepada masyarakat agar dalam unjuk rasa ikhtiar memperjuangkan aspirasinya dilakukan melalui saluran demokrasi, seperti lobi, perundingan, musyawarah dengan para pihak pengambil kebijakan baik eksekutif maupun legislatif. Kemudian juga melakukan komunikasi dengan aparat keamanan dan penegak hukum.

“Komunikasi lainnya karena hal tersebut dinilai lebih efektif dan memberikan citra positif bagi pendidikan demokrasi di Indonesia,” ujar Sholahuddin di Kantor MUI, Jalan Proklamasi, Jakarta, Selasa (22/11).

Meski demikian, apabila terpaksa massa dan GNPF-MUI tetap melakukan demonstrasi atau unjuk rasa, MUI mengimbau agar dilakukan secara damai, sesuai dengan ajaran agama Islam.

“Agar dilakukan dengan sopan, tertib, damai, akhlaqul karimah, serta mematuhi peraturan yang berlaku,” tandasnya. (jpg)

Respon Anda?

komentar