Usai Bertemu Presiden, PPP Pastikan Tak Akan Ikut Demo 212

342
Pesona Indonesia
Ketua Umum PPP, Romahurmuziy. (foto: jpnn)
Ketua Umum PPP, Romahurmuziy. (foto: jpnn)

batampos.co.id – Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Muhammad Romahurmuziy, menjadi tamu kedua Presiden Joko Widodo hari ini di Istana Merdeka, Selasa (22/11).

Romy mengatakan, sebagai parpol Islam tertua, PPP sejalan dengan pendapat pemerintah agar tidak ada lagi aksi demo lanjutan yang rencananya digelar 2 Desember mendatang. Dia meminta semua pihak cukup mengawal proses hukum yang sedang berjalan atas kasus dugaan penistaan agama yang menjerat cagub DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama.

“Mengawal proses hukum itu ada caranya. Tidak dengan melakukan aksi massa berikutnya. Karena itu tentu PPP sebagai partai Islam tertua di Indonesia dihuni oleh para kiai sejalan Dengan musyawarah Nasional Ulama pekan lalu yang dibuka oleh Bapak Presiden kami mengimbau agar aksi 2 Desember 2016 untuk tidak dilaksanakan,” tegas Romy.

Menurut Romy, Islam hadir jelang kemerdekaan sebagai faktor perekat, pemersatu, dan pengayom. Karena itu, seharusnya umat Islam menunjukkan wajah yang merangkul bukan yang menciptakan ketegangan.

“Kita cukup belajar dari negara-negara di Timur Tengah sana bahwa perbedaan mashab menjadikan mereka berperang, perbedaan hasil pemilu menjadikan mereka berperang. Saya kira kita harus pelihara keislaman kita,” tandasnya. (flo/jpnn)

Respon Anda?

komentar