Habib Rizieg Dianiaya Kostrad, Panglima TNI: Itu Kabar Bohong, Penyebarnya dari Australia dan AS

636
Pesona Indonesia
Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo. Foto: rmol
Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo. Foto: rmol

batampos.co.id – Sebuah pesan berantasi tiba-tiba masuk melalui aplikasi WhatsApp Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo, Selasa (22/11/2016) malam. Isinya mengejutkan: Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab dianiaya anggota Komando Strategi Angkatan Darat (Kostrad).

Panglima TNI yang menerima pesan berantai itu langsung meminta anggotanya menelusurinya. Hasilnya, ternyata itu informasi bohong yang sengaja disebarkan oleh pihak tertentu untuk memperkeruh suasana.

Yang lebih mengejutkan lagi, Gatot menyebut kabar tentang Habib Rizieq itu disebarkan oleh pihak asing.

“Langsung intelijen saya suruh bekerja mencari. Ternyata hoax tersebut asalnya dari Australia dan Amerika,” ungkap Gatot kepada wartawan usai menjadi pembicara dalam seminar Peningkatan Ketahanan Bangsa Untuk Menjaga Keutuhan NKRI, di Aula Graha Sanusi Hardjadinata, Universitas Padjajaran, Jalan Dipatiukur, Kota Bandung, Rabu (23/11/2016).

Diungkapkan Gatot, saat ini banyak pihak yang diduga tengah berusaha mengganggu kondusifitas keamanan di Indonesia untuk tujuan tertentu. Pesan bohong nan provokatif mengenai Habib Rizieq tersebut menjadi buktinya.

“Semakin nyata tangan-tangan luar (asing) ikut bermain,” pungkasnya. (rmol/dil/jpnn)

Respon Anda?

komentar