Satu Juta Mahasiswa Muhammadiyah Siap Turun pada Aksi Bela Islam III

607
Pesona Indonesia
Ribuan massa dari berbagai Ormas Islam bersatu melakukan aksi damai menuntut Ahok ditangkap terkait dugaan penistaan terhadap Alquran yang dilakukan Ahok saat bertemu masyarakat Pulau Seribu beberapa waktu lalu. Aksi besar-besaran akan kembali digelar Jumat 4 November 2016. Foto: jpnn
Ratusan ribu massa dari berbagai Ormas Islam bersatu melakukan aksi damai menuntut Ahok ditangkap terkait dugaan penistaan terhadap Alquran. Aksi besar-besaran akan kembali digelar Jumat 2 Desember 2016. Foto: jpnn

batampos.co.id -Upaya berbagai pihak menggembosi jumlah massa pada aksi Bela Islam III yang akan digelar pada 2 Desember 2016 mendatang, tampaknya belum begitu berhasil. Buktinya, jumlah warga yang menyatakan siap ambil bagian dalam aksi 212 itu terus bertambah.

Mahasiswa Muhammadiyah yang tergabung Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) satu dari sekian organisasi kemahasiswaan yang akan bergabung dalam aksi unjuk rasa tersebut. Mereka yakin aksi 212 itu bukan bertujuan makar, tapi murni aksi damai  menuntut aparat hukum bersikap adil dalam menangani kasus penistaan agama dengan tersangka Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.

“Kenapa kalau kasus penistaan Alquran, semuanya langsung ditahan, sementara saudara Ahok tidak ditahan. Bahkan berkoar-koar ke mana-mana‎ menimbulkan keresahan,” kata Ketum DPP Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Taufan Petrov Korompot di Jakarta, Rabu (23/11/2016).

Atas tindakan kepolisian yang tidak adil itulah, lanjut Taufan, membuat anggota IMM seluruh Indonesia turun bersama para ulama dalam aksi‎ 2 Desember.

Ditegaskannya, aksi ini bukan tindakan makar namun hak untuk menuntut keadilan.

“Negara yang berdaulat adalah negara yang taat hukumm dan bukan taat pada kekuasaan. Kami melihat ada hal yang sangat mengganggu masyarakat Indonesia dalam hal ini kami melihat keberagaman terancam karena Ahok. Ancaman disintegrasi bangsa adalah karena Ahok. Jangan dipelintir-pelintir lagi, jangan juga menyalahkan aksi yang akan turun untuk mengawal prosesnya,” bebernya.

Meski PP Muhammadiyah meminta agar warga Muhammadiyah tidak turun dalam aksi 212, lanjut Taufan, IMM tetap akan turun.

Karenanya dia menyerukan agar seluruh IMM untuk datang ke Jakarta dan bergabung dengan para ulama di aksi 2 Desember.

“Saya pastikan, satu juta mahasiswa Muhammadiyah yang tergabung dalam IMM akan turun aksi 212. Kalau dalam aksi 4 November hanya tiga wilayah yang turun, saya instruksikan kepada seluruh anggota IMM ‎turun aksi di Jakarta pada 2 Desember,” tegasnya.

Ditambahkan Ketum DPP IMM periode 2014-2016 Beni Pramula, sejuta mahasiswa Muhammadiyah yang akan turun aksi 212 hanya 10 persen dari jumlah IMM se-Indonesia.

“Kami tidak main-main dan tidak sekadar gertakan, sejuta mahasiswa Muhammadiyah akan ikut dalam Aksi Bela Islam tiga,” tuturnya (esy/jpnn)

Respon Anda?

komentar