Ini 4 Bahaya Mengonsumsi Daging Merah secara Berlebihan

228
Pesona Indonesia
Ilustrasi
Ilustrasi

batampos.co.id – Banyak orang beranggapan bahwa daging merah adalah lauk terbaik dan penuh dengan gizi.

Daging merah menyumbang beberapa jenis kebutuhan nutrisi manusia seperti protein, lemak, vitamin B kompleks dan jenis mineral yang sangat lengkap.

Namun tahukah Anda? Mengonsumsi daging merah terlalu sering dapat menimbulkan efek buruk.

Apa sajakah bahayanya? Berikut ulasannya, seperti dilansir laman Cheat Sheet, Selasa (22/11).

1. Jantung

Selama bertahun-tahun, para ilmuwan telah menemukan bukti bahwa daging merah memiliki efek berbahaya pada jantung.

Beberapa studi telah menemukan bakteri dalam usus memetabolisme L-karnitin, yakni suatu senyawa kimia yang ditemukan dalam daging merah dan mengkonversinya ke trimethylamine-N-oksida (TMAO).

Ini adalah berita buruk bagi jantung karena TMAO telah terbukti berulang kali menyebabkan aterosklerosis pada manusia, yakni pengerasan arteri jantung.

2. Ginjal

Sebuah studi dari Texas A & M University menemukan daging merah bisa mendatangkan malapetaka pada ginjal.

Dalam salah satu penelitian terbesar untuk melihat penyakit ginjal, peneliti menemukan bahwa dari semua pasien dengan penyakit ginjal kronis, mereka yang mengonsumsi diet tinggi protein hewani tiga kali lebih mungkin mengembangkan gagal ginjal dibandingkan mereka yang menjalani diet tinggi buah-buahan dan sayuran.

Para peneliti percaya bahwa ketika manusia makan protein hewani seperti daging merah, tubuh mengubah protein menjadi asam.

Ginjal kemudian menghasilkan zat untuk melawan dan menjadi rusak parah sebagai hasilnya.

3. Diabetes

Kita semua tahu tentang hubungan antara gula dan diabetes tipe 2. Tapi apakah Anda tahu bahwa makan terlalu banyak steak bisa mengakibatkan penyakit yang sama?

Salah satu makalah yang diterbitkan di JAMA Internal Medicine meneliti orang yang makan 3,5 porsi daging merah seminggu.

Dalam studi empat tahun ini, para peneliti menemukan bahwa subyek yang mengonsumsi daging merah secara berlebihan juga meningkatkan risiko diabetes tipe 2 sebesar 50 persen.

4. Kanker

Para peneliti juga telah menyelidiki efek jangka panjang umum terlalu banyak mengonsumsi daging merah pada kehidupan.

Banyak sekali penelitian menunjukkan bahwa konsumsi tinggi daging sapi telah dikaitkan dengan peningkatan kanker dan kematian yang tinggi.

Satu studi dari Harvard School of Public Health mengamati 37.698 pria dan 83.644 wanita selama 22 tahun.

Ketika menganalisis data, mereka menemukan bahwa konsumsi rutin daging merah meningkatkan risiko mortalitas kardiovaskular sebesar 18 persen dan 21 persen, serta peningkatan risiko kematian kanker sebesar 10 persen dan 16 persen. (fny/chi/jpnn)

Respon Anda?

komentar