GP Ansor Himbau Umat Islam Tak Ikut Aksi 2 Desember

762
Pesona Indonesia

yaqut-cholil-qoumasbatampos.co.id – Ketua Umum PP GP Ansor, Yaqut Cholil Qaumas, menghimbau seluruh umat islam tidak terlibat dalam aksi unjuk rasa pada 2 Desember 2016. Menurutnya, Aksi lanjutan kasus penistaan oleh Basuki Tjahja Purnama atau Ahok itu tak sesuai tuntunan dalam Islam.

“Bukan hanya Ansor saja. Tapi seluruh warga negara Indonesia. Mari sama-sama kita awasi dan serahkan kasus ini kepada proses hukum,” ujar Yaqut, usai meresmikan Kursus Banser Pimpinan (Susbanpim) Angkatan III di Asrama Haji, Batamcenter, Selasa (22/11).

Menurutnya, ada beberapa alasan terkait demo 2 Desember ini dengan tuntutan agama islam. Pertama, agenda yang tidak jelas. Karena, kalau untuk menuntut Ahok supaya dihukum tidak bisa serta merta begitu saja. Apalagi proses hukum tersebut ada aturan dan tahapannya.

“Ahok kan sudah tersangka. Kurang apalagi. Lebih baik umat islam yang pengen turun, awasi dan kawal, supaya hukum tersebut bisa berjalan adil seadilnya,” tuturnya.

Kedua, kata Yaqut, dalam agama Islam tidak pernah mengajarkan umatnya untuk melaksanakan salat Jumat di jalanan. Yaqut menilai penistaan agama itu tidak hanya seperti yang dilakukan oleh Ahok saja. Akan tetapi, melakukan sesuatu hal yang merugikan banyak orang dengan mengatasnamakan agama juga termasuk penistaan.

“Saya mau tanya dimana islam mengajarkan umatnya sholat jumat di jalan. Jangan-jangan mereka yang melakukan penistaan. Kalau sholat jumat ya di masjid dong,” ucapnya.

Boleh juga tidak di masjid, sambungnya, namun telah disepakati bersama. Ia mencontohkan, gedung lantai 10 di Jakarta dimana satu lantainya disepakati sebagai tempat sholat Jumat.

“Tapi kalau di jalan raya gimana. Kan gangu ketertiban. Mana ada islam yang mengajarkan¬† untuk menggangu ketertiban ini. Makanya kita sama-sama serahkan kepada hukum,” ucapnya.

Ketua Panitia Daerah GP Ansor Kepulauan Riau (Kepri), Nuryanto mengatakan, Susbanpim Angkatan III ini mejadi kehormatan bagi provinsi Kepri, khususnya Batam karena telah dipercaya oleh pimpinan pusat dalam penyelenggaraannya untuk skala tingkat nasional.

“Tentu bagi kami menjadi kebanggan dan penghargaan bagi kita semua, karena diselenggarkan di Batam,” ujar Nuryanto yang juga menjabat sebagai ketua DPRD Batam.

Sebagai tuan rumah, lajutnya, tugasnya sebagai pendamping yaitu untuk memfasilitasi penyelenggaraan Susbanpim angkatan III ini.

“Tapi secara teknis, isi subtansi penyelenggaraannya dilakukan oleh panitian GP Ansor yang ada di pusat,” pungkasnya. (rng)

Respon Anda?

komentar