Ketua PBNU: Salat Jumat di Jalan Raya Tidak Sah

316
Pesona Indonesia
Said Aqil Siradj. (foto: jpnn)
Said Aqil Siradj. (foto: jpnn)

batampos.co.id – Terkait rencana salat Jumat di jalan raya saat demo 2 Desember mendatang, Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Said Aqil Siroj, menegaskan menggelar ibadah salat Jumat di jalan tidak sah.

“NU sudah mengeluarkan fatwa bahwa jumatan di jalan tidak sah. itu Mazhab Imam Safi’i dan Imam Maliki,” kata Said di Kongres XVII Muslimat NU, Asrama Haji, Pondok Gede, Jakarta, Kamis (24/11).

Said menegaskan, kalau ada yang melakukan salat Jumat di jalan maka orang tersebut bukan warga NU. Pasalnya, sudah jelas NU mengeluarkan fatwa yang melarang salat Jumat di jalan raya.

“Ada yang sahkan tapi bukan mazhab kita. Mazhab Imam Safi’i dan Maliki, salat di jalan tidak sah,” tegasnya.

Sebelumnya, Panglima Lapangan GNPF MUI, Munarman mengatakan pihaknya akan menggelar aksi ujuk rasa Bela Islam jilid III pada Jumat 2 Desember 2016. Unjuk rasa itu mempunyai tema Aksi Damai dan Doa Untuk Negeri.

Aksi tersebut dilakukan untuk meminta agar Polri segera menahan Gubernur DKI Jakarta nonaktif Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) karena sudah berstatus tersangka. (jpg)

Respon Anda?

komentar