Rumah Djung Kiat Terbakar

345
Pesona Indonesia

terbakarbatampos.co.id – Djung Kiat, 73, pria yang lebih dikenal Aleng Loya tak dapat berbuat banyak setelah api dari ruang tamu membesar dan melahap seluruh isi rumah, di Kampung Payaluas, RT 002 RW 003, Kelurahan Raya, Kecamatan Singkep Barat, Kamis (24/11) sekitar pukul 00.15 WIB. Walau tak menelan korban jiwa, akibat musibah tersebut Aleng Loya mengalami kerugian besar.

Adalah Epli warga sekitar yang pertama kali melihat kejadian tersebut, pada pukul 00.15 WIB, dan api sudah menjilat bagian tuang tamu rumah korban. Seketika Epli memanggil warga lainnya untuk membantu pria yang dikenal sebagai pemuka agama Budha itu.

Warga yang mendengar teriakan Epli langsung berhamburan keluar rumah masing-masing dan membantu untuk memadamkan api yang semakin membesar. Diketahui warga, Aleng Loya bersama istrinya, Tansiukian, 60, tertidur di ruang belakang rumah.

“Api terus membesar, dan mulai menjalar ke bagian belakang rumah, jadi kami bantu Aleng Loya dan Istrinya keluar dari rumah,” kata Yudi warga lainnya sesaat setelah membantu kedua korban keluar dari rumah tersebut.

Setelah menolong kedua orang tua tersebut keluar dari belakang, seketika api terus menjalar kebagian belakang rumah korban. Bahkan sijago merah terus merambat dan menghanguskan bagian gudang rumah tersebut. Terlebih rumah korban hanya berbahan kayu.

Selanjutnya, warga juga memanggil petugas pemadam kebakaran. Sesaat setelah pemadam datang bersama warga yang turut membantu, api berhasil dipadamkan sekitar pukul 02.30 WIB, dini hari. Namun sejumlah harta benda milik Aleng Loya ludes terbakar.

Ditempat terpisah, Kanit Reskrim Polsek Singkep Barat, Brigadir Eric R Sitompul, membenarkan musibah kebakaran yang menimpa Aleng Loya. Dari data yang diterima Eric, sejumlah harta benda yang turut ledus dilahap sijago merah yakni, surat-surat berharga, emas, giok, barang antik, uang dan sejumlah barang elektronik.

“Kami masih belum dapat menafsirkan berapa jumlah kerugian korban. Kami terus melanjuti kasus ini dan mencari penyebab kebakaran tersebut,” kata Eric kepada koran Batam Pos.

Eric memastikan lokasi kejadian telah diamankan dan diberikan garis polisi untuk keperluan lebih lanjut. Hal ini juga ditujukan agar tidak mengundang masyarakat lainnya untuk mengambil kesempatan dalam kesempitan.

Untuk saat ini, sambung Eric, dugaan musibah kebakaran tersebut bersumber dari arus pendek listrik. Namun Eric menambahkan, dugaan ini masih perlu pendalaman lebih lanjut untuk memastikan penyebab awal kebakaran tersebut. (wsa)

Respon Anda?

komentar