Hutan Israel Terbakar, 55 Ribu Orang Dievakuasi

513
Pesona Indonesia

kebakaran-israelbatampos.co.id- Israel alami kebakaran terbesar dari beberapa insiden kebakaran di berbagai wilayah Israel dalam beberapa hari terakhir. Bencana ini bahkan yang terburuk sejak 2010, sewaktu kebakaran berlangsung empat hari dan menewaskan 42 orang

Kebakaran hutan merambah ke kawasan permukiman di Haifa, kota terbesar ketiga di Israel, sehingga memaksa puluhan ribu orang pergi meninggalkan rumah-rumah mereka. Kebakaran itu juga memaksa pihak militer memanggil para tentara cadangan untuk membantu polisi dan pemadam kebakaran menjalankan tugas mereka.

Menyebar dengan cepat akibat cuaca kering dan berangin, api mengamuk di kawasan-kawasan permukiman di Haifa. Sejauh ini tidak ada korban dengan cedera serius dilaporkan, namun puluhan orang terpaksa dilarikan ke rumah sakit karena kesulitan bernafas.

Polisi dan petugas pemadam kebakaran dikerahkan ke berbagai penjuru kota. Penduduk bergegas meninggalkan rumah-rumah mereka dengan membawa barang-barang milik mereka. Sejumlah orang menutup wajah mereka dengan kain basah untuk menghindari asap yang menyesakkan.

Kebakaran ini merupakan yang terbesar dari beberapa insiden kebakaran di berbagai wilayah Israel dalam beberapa hari terakhir. Bencana ini bahkan yang terburuk sejak 2010, sewaktu kebakaran berlangsung empat hari dan menewaskan 42 orang. Saat itu, api hanya bisa dipadamkan setelah helikopter pemadam kebakaran didatangkan dari tempat hingga sejauh AS.

Sejak peristiwa itu, Israel berusaha meningkatkan kemampuannya mengatasi kebakaran dengan membeli pesawat-pesawat khusus yang bisa menumpahkan air dalam jumlah besar di kawasn-kawasan yang terbakar. Untuk mengatasi kebakaran pekan ini, Israel mendapat bantuan dari Rusia, Siprus, Turki, Kroasia dan Yunani.

Otoritas Palestina menawarkan bantuan kepada Israel untuk memadamkan kebakaran hutan yang merebak di seluruh negara itu.

Tawaran Palestina itu disampaikan sementara pemimpin Israel mengisyaratkan bahwa sejumlah orang Arab telah dengan sengaja menyebabkan kebakaran hutan itu.

Kantor berita resmi Palestina WAFA hari Kamis (24/11) mengatakan Palestina menawarkan tim pemadam kebakaran Palestina untuk bergabung dengan upaya internasional memadamkan kebakaran hutan itu.

Dirjen Pertahanan Sipil Palestina Yousef Nassar mengatakan tawaran itu merupakan “pesan kemanusiaan”. Palestina pernah membantu Israel ketika memadamkan kebakaran yang menimbulkan korban jiwa dahsyat tahun 2010.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengatakan sejumlah kebakaran di negara itu merupakan hasil “teror”, tampaknya merujuk pada bahwa pelakunya adalah orang Palestina atau Arab.

Sekitar 50.000 orang telah dievakuasi dari Haifa – kota terbesar ketiga di Israel – yang paling parah dilanda kebakaran. (voa/em/ds)

Respon Anda?

komentar